Abaikan Surat Kesepakatan, Warga Kampung Baru Kembali Blokade Proyek Suvarna Sutera

Selasa, 27 Agustus 2024 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, Dinamikanews.net – Selasa, 27/08/2024 warga Kampung Baru RT/RW 004/007,Desa Sindang Panon,Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang,yang tergabung dalam organisasi Paguyuban Kampung Baru Berkah (PKBB) kembali melakukan aksi blokade terhadap proyek PT. Alam Sutera.

Aksi blokade terpaksa kembali dilakukan karena pihak Suvarna Sutera / P.T. Alam Sutera yang diwakilkan oleh Project Manager, Boby Primawan telah melanggar kesepakatan secara tertulis dengan warga Kampung Baru yang diwakilkan oleh M. Sopan selaku Ketua PKBB yang dibuat pada tanggal 19/08/2024.

Kesepakatan tersebut menyatakan bahwa pihak pertama atau pihak Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera yang diwakilkan oleh Boby Primawan selaku Project Manager Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera akan memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga Kampung Baru.

Baca Juga :  Demo Pengemudi di Semarang: Seruan Perbaikan Sistem Transportasi dan Kesejahteraan Direspons Cepat oleh Pemerintah

Terjadinya surat kesepakatan tersebut difasilitasi oleh pihak kepolisian dari Polsek Pasar Kemis dan Polresta Tangerang dengan saksi Camat Sindang Jaya dan Kepala Desa Sindang Panon.

Tertuang dalam surat kesepakatan tersebut antara lain warga Kampung Baru akan membuka blokade terhadap proyek Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera apabila proyek Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera akan membuatkan akses jalan warga Kampung Baru yang ditutup oleh proyek Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera dan akan menormalisasi saluran pembuangan limbah air perumahan,proyek Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera yang mengalir ke pemukiman warga Kampung Baru.

Kesepakatan yang dibuat,paling lambat akan direalisasikan satu minggu dimulai dari dibuatnya kesepakatan atau dari tanggal 19 s/d 26 Agustus 2024.

Dari tanggal yang disepakati ternyata pihak Alam Sutera yang di wakilkan oleh Boby Primawan tidak merealisasikan dan memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga Kampung Baru.

Baca Juga :  Warga Curug Pertanyakan Kinerja Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Setelah PORKAB Tangerang 2025

Dari hal tersebut pada tanggal 27/08/2024 warga Kampung Baru kembali melakukan aksi pemblokadean keluar masuk proyek Suvarna Sutera/ P.T. Alam Sutera dikarenakan tertuang dalam kesepakatan apabila pihak Alam Sutera tidak merealisasikan apa yang menjadi tuntutan warga Kampung Baru, maka warga Kampung Baru akan melakukan aksi pemblokadean kembali terhadap proyek Suvarna Sutera/P.T. Alam Sutera.

Ketika dimintai konfirmasi oleh Ketua PKBB via pesan chat WhatsApp terkait blokade warga ,Boby Primawan selalu Project Manager Suvarna Sutera hanya membalas “kami masih belum mendapatkan jawaban dari dinas terkait”, dan tidak ada komunikasi via chat lagi setelahnya.

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026
Mentrans Iftitah Ajak Akademisi Peking University Kembangkan Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:39 WIB

KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB

Berita Terbaru