Tumpukan Sampah SPPG, Berserakan Dalam Jurang dan Tepi Kawasan Hutan pinus/lindung Desa Dawuhan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net — Diduga temuan tumpukan sampah dapur yang diduga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dawuhan 1 di kawasan hutan pinus Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, menjadi sorotan publik. Pemerintah Kabupaten Brebes meminta pihak terkait bertanggung jawab dan memastikan sampah tersebut ditangani sesuai ketentuan.

Sampah ditemukan berserakan di kawasan hutan hingga masuk ke jurang. Di lokasi, terdapat kemasan plastik, bungkus kecap, kemasan penyedap rasa, serta sisa sampah dapur lainnya.

Salah satu petunjuk yang ditemukan adalah lembaran kertas bertuliskan SPPG Brebes Sirampog Dawuhan 1. Kertas tersebut memuat informasi kandungan gizi dan imbauan konsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tertanggal Rabu, 30 September 2026. Temuan ini menguatkan dugaan keterkaitan sampah dengan aktivitas dapur tersebut, tetapi penelusuran pihak berwenang tetap diperlukan untuk memastikan seluruh asal-usul limbah.

Pemkab Brebes Minta Sampah Segera Dibersihkan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes, M. Sodiq, meminta SPPG Dawuhan 1 dan pengelola sampah yang ditunjuk segera mengangkut seluruh sampah dari kawasan hutan.

Baca Juga :  Satu-satunya di Provinsi Banten, SDN Sukasari 4 Kota Tangerang Raih Akreditasi Pusat Informasi Sahabat Anak

Pihak terkait juga diminta memberikan keterangan tertulis mengenai asal sampah, mekanisme pengangkutan, serta lokasi pembuangan akhirnya. DLHPS turut memerintahkan petugas wilayah Bumiayu melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui kondisi lokasi, jenis dan volume sampah, serta potensi dampak terhadap lingkungan.

Pembuangan sampah di kawasan hutan berpotensi mencemari tanah dan air serta mengganggu kelestarian ekosistem.

SPPG Dawuhan 1 Putus Kerja Sama dengan Pengelola Sampah

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kepala SPPG Dawuhan 1, Fahmi Faizal, menyatakan bahwa pengelolaan sampah dapur sebelumnya diserahkan kepada pihak ketiga. Pihak ketiga itu disebut mengaku membawa sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Kalijurang.

Setelah sampah ditemukan di kawasan hutan, SPPG Dawuhan 1 memutus kerja sama dengan pengelola tersebut. Selanjutnya, pihak SPPG berencana menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dawuhan untuk menangani sampah dapur.

Baca Juga :  Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II

Dalam laporan Puskapik pada 12 Oktober 2026, pihak ketiga juga disebut telah membuat surat pernyataan dan menyatakan bersedia membersihkan sampah di lokasi. Perkembangan mengenai pelaksanaan pembersihan serta kondisi terkini kawasan hutan perlu dipastikan kembali.

Pengelolaan Sampah MBG Perlu Diawasi

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya membutuhkan perhatian terhadap pemenuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga pengelolaan limbah dapur secara bertanggung jawab.

Pengangkutan sampah perlu disertai kejelasan tujuan akhir dan pengawasan agar limbah tidak dibuang sembarangan. Pemeriksaan lapangan dan tindak lanjut dari instansi terkait diperlukan untuk memastikan lokasi terdampak dibersihkan serta kejadian serupa tidak terulang.

Hingga informasi yang tersedia pada 14 Oktober 2026, perkembangan terbaru mengenai hasil pemeriksaan lingkungan, volume sampah, dan penyelesaian pembersihan lokasi masih perlu dikonfirmasi kepada DLHPS Kabupaten Brebes dan pihak pengelola terkait.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

HUT ke-394, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna: “Terus Bergerak, Semakin Berdampak
Senyum Anak-Anak di HUT Kabupaten Tangerang: Hiburan Rakyat Tanpa Biaya
Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani
BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Tumpukan Sampah SPPG, Berserakan Dalam Jurang dan Tepi Kawasan Hutan pinus/lindung Desa Dawuhan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:45 WIB

HUT ke-394, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna: “Terus Bergerak, Semakin Berdampak

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Senyum Anak-Anak di HUT Kabupaten Tangerang: Hiburan Rakyat Tanpa Biaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB

Rabu, 14 Okt 2026 - 18:39 WIB