BREBES, JAWA TENGAH – IPB University menghadirkan layanan konsultasi dan pendampingan gratis bagi petani dan peternak di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melalui program Safari Klinik Agromaritim. Kegiatan ini mendapat respons positif dengan melibatkan 277 peserta.
Program tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Sakub Kaligua Festival di kawasan Kaligua, Kabupaten Brebes, pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini dimatangkan lagi menjadi upaya mendekatkan keahlian akademisi kepada masyarakat, khususnya pelaku sektor pertanian dan peternakan pada Senin (26/10/2026).
Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, yang merupakan alumnus Fakultas Kehutanan IPB University, mengapresiasi kehadiran program tersebut.
“Saya mengapresiasi kehadiran Safari Klinik Agromaritim dari LPA2I IPB University di Kabupaten Brebes. Semoga program ini dapat membantu masyarakat memperoleh informasi dan berkonsultasi langsung dengan pakar IPB, sehingga berbagai permasalahan di lapangan dapat ditangani secara lebih tepat melalui rekomendasi dan pendampingan yang sesuai,” ujarnya.
Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University menghadirkan sejumlah pakar untuk membantu masyarakat mendiskusikan persoalan teknis yang dihadapi di lapangan.
Asisten Bidang Pengembangan Tani dan Nelayan LPA2I IPB University, Bonjok Istiaji, menjelaskan bahwa Klinik Agromaritim merupakan layanan konsultasi bergerak yang bertujuan mendekatkan kepakaran perguruan tinggi kepada masyarakat.
Melalui program ini, petani dan peternak dapat menyampaikan berbagai kendala sekaligus memperoleh arahan awal berdasarkan pengetahuan dan pengalaman para pakar.
Produksi Jagung Jadi Salah Satu Fokus Pembahasan
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah peningkatan produksi jagung di Kabupaten Brebes.
Pembahasan dilakukan bersama Asosiasi Petani Jagung Kabupaten Brebes untuk mendukung kebutuhan bahan pakan sapi perah. Ketersediaan pakan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga produktivitas usaha peternakan.
Keterkaitan antara pertanian dan peternakan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di daerah.
Dalam kegiatan itu, IPB University melibatkan pakar bidang pertanian dan peternakan, yakni Dr. Iwan Prihantoro, Dr. Muhamad Baihaqi, Edit Lesa Aditia, Bonjok Istiaji, dan Dr. Endang Gunawan.
Selain diskusi pertanian, pakar peternakan IPB University juga berpartisipasi dalam kontes Domba Sakub yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan sektor pertanian dan peternakan.
Konsultasi Bisa Diakses Secara Daring
Selain memberikan layanan tatap muka, LPA2I IPB University turut memperkenalkan IPB Digitani sebagai platform konsultasi daring.
Melalui platform tersebut, masyarakat memiliki alternatif untuk memperoleh informasi dan berkonsultasi dengan pakar IPB University tanpa harus selalu bertemu secara langsung.
Dalam kesempatan yang sama, tim LPA2I juga menyerahkan cenderamata berupa inovasi pakan ternak dari Fakultas Peternakan serta benih pertanian hasil riset dosen IPB University kepada Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma.
Program Safari Klinik Agromaritim diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan, inovasi, dan pendampingan berbasis keilmuan.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Brebes diharapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan serta kondisi nyata di lapangan.
Sumber informasi ini dari IPB University dan media publikasi 23–26 Oktober 2026.
Asisten Bidang Pengembangan Tani dan Nelayan LPA2I IPB University, Bonjok Istiaji, memperkenalkan Klinik Agromaritim sebagai layanan konsultasi bergerak yang mendekatkan kepakaran perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Melalui pendekatan ini, petani dan peternak dapat mendiskusikan kendala teknis sekaligus memperoleh arahan awal berdasarkan keilmuan para pakar,” kata dia.
Salah satu isu yang dibahas ialah peningkatan produksi jagung bersama Asosiasi Petani Jagung Kabupaten Brebes untuk mendukung kebutuhan pakan sapi perah. Diskusi ini menunjukkan keterkaitan sektor pertanian dan peternakan, terutama dalam menjaga ketersediaan bahan pakan untuk menunjang produktivitas ternak.
(D. Miranoor)















