Basarnas Kerahkan 11 Kapal Cari Jurnalis Hilang Di Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan 11 kapal dengan lebih dari 300 personel untuk mencari lima jurnalis serta tiga orang lainnya yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Hari pertama kita melaksanakan di tiga sektor (instansi pemerintah) dengan kekuatan yang ada; hari kedua, kita melaksanakan di lima sektor, dan hari ini kita kembangkan sampai di enam sektor dengan 11 kekuatan kapal, mulai dari KRI, TNI Angkatan Laut, juga kapal dari kepolisian yang cukup besar, dan kapal-kapal yang dimiliki Basarnas maupun teman-teman potensi di wilayah,” kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  Kemenko Pangan Ajak Sukseskan Pilah Sampah Antisipasi Kebakaran TPA

Syafii menambahkan, 11 kapal tersebut beroperasi dengan jumlah personel sekitar lebih dari 300 orang yang terlibat.

“Dalam operasi yang ada di posko ini, tentunya seluruh potensi, baik itu teman-teman dari kepolisian, teman-teman dari angkatan darat, khususnya pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bapak Gubernur, memberikan dukungan penuh melalui BPBD yang ada,” paparnya.

Oleh karena itu, ia meyakinkan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus untuk berupaya segera menemukan korban dan bisa dievakuasi dalam kondisi selamat.

Baca Juga :  Akibat Pesta Ganja, Selebgram Chandrika Chika Cs terancam 4 Tahun Penjara

“Sekarang kekuatan masih tersebar, dan kekuatan ini telah bersinergi di bawah koordinator SAR Mission Coordinator yang dijabat oleh kepala kantor SAR Banten. Operasi ini melibatkan dua kantor SAR yang ada di Banten dan yang ada di Lampung, dengan kekuatan seperti yang tadi saya sampaikan,” ucap Syafii.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengakses informasi resmi dari posko SAR yang akan melaksanakan rapat koordinasi pada pagi hari evaluasi pada sore hari.

“Karena itu, kita mengharapkan informasi-informasi nanti yang akan disampaikan, itu menjadi informasi yang resmi disampaikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Berita Terkait

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian
IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang
Estafet Kepemimpinan Sukamulya: Soni Sanjaya Pamit dengan Catatan Manis
Menitip Jejak di Cikupa: Estafet Kepemimpinan dari Supriyadi ke Khalid Mawardi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:38 WIB

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIB

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:38 WIB

Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang

Berita Terbaru

Berita

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:47 WIB