Presiden Prabowo: Setiap Bencana Harus Menjadi Pelajaran untuk Memperkuat Kesiapsiagaan!

Selasa, 8 September 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Bencana tidak hanya menuntut negara untuk bergerak cepat ketika keadaan darurat terjadi. Setiap peristiwa juga harus menjadi pelajaran untuk memperbaiki kekurangan dan membangun kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi bencana berikutnya.

Pandangan tersebut menjadi salah satu penekanan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan mitigasi bencana di Indonesia bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala badan terkait di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Presiden memantau sekaligus mengevaluasi penanganan sejumlah bencana, mulai dari gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus selalu siap menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana gempa di Flores kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau dan juga kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Roy Suryo Lapor Komnas HAM: "Kami Melihat Adanya Indikasi Besar"

Presiden mengingatkan bahwa kondisi geografis Indonesia menuntut kesiapsiagaan yang terus diperkuat.

“Ini adalah takdir kita negara yang berada di lingkaran api atau the ring of fire. Jadi ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat,” kata Presiden.

Di Flores, pemerintah terus memastikan penanganan pascagempa berjalan dan kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi. Listrik, komunikasi, BBM, air bersih, transportasi, kesehatan, dan pendidikan secara umum telah kembali fungsional.

Pemerintah juga melanjutkan langkah pemulihan melalui pengaktifan kembali kegiatan belajar mengajar, penyusunan peta jalan pemulihan ekonomi, pembangunan hunian sementara, serta verifikasi kerusakan rumah sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi. Untuk mendukung penanganan tersebut, pemerintah telah menyalurkan Rp200 miliar kepada Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur.

Presiden menilai respons terhadap bencana harus terus dievaluasi. Setiap kekurangan yang ditemukan dalam proses penanganan harus menjadi dasar untuk mengambil langkah yang lebih baik di masa mendatang.

Baca Juga :  PT Ratu Balok Sejahtera Berinisiatif Pertahankan Destinasi Wisata Danau Cigaru Hampir Punah, Dengan Buka Cafe Dan Karoke Keluarga, No Miras

Hal tersebut juga menjadi perhatian Presiden dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah terus melakukan operasi darat dan udara untuk memadamkan api dan mengantisipasi munculnya titik-titik kebakaran baru.

Sebanyak 19 pesawat dikerahkan untuk operasi modifikasi cuaca dan patroli, serta 36 pesawat untuk water bombing. Penegakan hukum juga terus dilakukan dengan 200 laporan polisi yang sedang diproses dan 138 tersangka telah diamankan.

Presiden memberikan perhatian khusus terhadap dugaan pembakaran hutan yang dilakukan secara sengaja, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan korporasi.

“Saya tertarik juga itu yang habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini korporasi. Tolong diselidiki terus,” tegas Presiden.

Berita Terkait

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
Sebanyak 394 Yatim Duafa Terima Santunan dan 80 Gerobak Usaha dari BAZNAS Kab Tangerang 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:10 WIB

BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:43 WIB