Brebes, Dinamikanews.net – Kebakaran hebat menghanguskan rumah Harun (52), seorang nelayan di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes, pada Sabtu (5/9/2026) malam setelah percikan api akibat korsleting listrik melahap bangunan berukuran 6×15 meter tersebut.
Malam minggu yang tenang di RT 08 RW 06 Desa Pesantunan mendadak pecah oleh kepanikan.
Sekitar pukul 20.30 WIB, Harun semula hanya berniat masuk ke kamar untuk membangunkan anaknya yang tengah terlelap.
Namun, pemandangan mengerikan justru menyambutnya: kobaran api sudah menjilat langit-langit kamar.
Sontak, Harun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menyelamatkan keluarganya.
Upaya manual tersebut tak membuahkan hasil karena api merambat begitu cepat.
Ia kemudian bergegas melaporkan kejadian itu ke markas Pemadam Kebakaran Brebes.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Brebes, Rafiudin Musa, mengungkapkan bahwa timnya menerima laporan pada pukul 21.13 WIB.
Hanya dalam waktu satu menit, satu unit armada berkapasitas 4.000 liter langsung meluncur ke lokasi kejadian.
“Sampai lokasi pukul 21.20 WIB dan tim segera berjibaku melakukan pemadaman bersama warga, TNI, dan BPBD,” ujar Rafiudin melalui pesan tertulis.
Proses pemadaman berlangsung dramatis selama kurang lebih 40 menit.
Petugas di lapangan sempat menghadapi kendala teknis berupa selang yang bocor serta keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD).
Meski api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 22.00 WIB, bangunan rumah beserta isinya sudah tak tertolong lagi.
Dugaan sementara, musibah ini dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil yang diderita keluarga Harun ditaksir mencapai Rp300 juta.
Kini, keluarga nelayan tersebut terpaksa harus mengungsi sementara waktu.
(D. Miranoor)















