Sijago Merah Melumat Rumah Seorang Nelayan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Minggu, 6 September 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Kebakaran hebat menghanguskan rumah Harun (52), seorang nelayan di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes, pada Sabtu (5/9/2026) malam setelah percikan api akibat korsleting listrik melahap bangunan berukuran 6×15 meter tersebut.

Malam minggu yang tenang di RT 08 RW 06 Desa Pesantunan mendadak pecah oleh kepanikan. Sekitar pukul 20.30 WIB, Harun semula hanya berniat masuk ke kamar untuk membangunkan anaknya yang tengah terlelap. Namun, pemandangan mengerikan justru menyambutnya: kobaran api sudah menjilat langit-langit kamar. Sontak, Harun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menyelamatkan keluarganya.

Baca Juga :  Keseriusan Pemprov Jateng Atasi Sampah, Tiga Target Aglomerasi Siap Pangkas 3.000 Ton per Hari

Upaya manual tersebut tak membuahkan hasil karena api merambat begitu cepat. Ia kemudian bergegas melaporkan kejadian itu ke markas Pemadam Kebakaran Brebes. Kepala Bidang Damkar Satpol PP Brebes, Rafiudin Musa, mengungkapkan bahwa timnya menerima laporan pada pukul 21.13 WIB.

Hanya dalam waktu satu menit, satu unit armada berkapasitas 4.000 liter langsung meluncur ke lokasi kejadian. “Sampai lokasi pukul 21.20 WIB dan tim segera berjibaku melakukan pemadaman bersama warga, TNI, dan BPBD,” ujar Rafiudin melalui pesan tertulis.

Proses pemadaman berlangsung dramatis selama kurang lebih 40 menit. Petugas di lapangan sempat menghadapi kendala teknis berupa selang yang bocor serta keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD). Meski api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 22.00 WIB, bangunan rumah beserta isinya sudah tak tertolong lagi.

Baca Juga :  Polri Siaga Amankan Ibadah Jumat Agung dan Perayaan Paskah 2025

Dugaan sementara, musibah ini dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil yang diderita keluarga Harun ditaksir mencapai Rp300 juta. Kini, keluarga nelayan tersebut terpaksa harus mengungsi sementara waktu.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
Workshop BPKP Dengan Perangkat Desa Dinodai Pengusiran Terhadap Wartawan 
Hari Santri 2026: Bupati Tangerang Guyur Beasiswa Kuliah Gratis bagi Guru Madrasah
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak 5 Tahun di Dukuhwaru Tegal, Warga Sempat Kepung Rumah Perangkat Desa
Duka di Brebes! Warga Pamulihan Meninggal Dunia Tertemper Kereta Api di Larangan
Gub DKI: Penduduk Miskin Jakarta Di Bawah 4 Persen Untuk Pertama Kali
Sidang Vonis Sudewo di Semarang Jadi Sorotan, Pengamanan Diperketat
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Workshop BPKP Dengan Perangkat Desa Dinodai Pengusiran Terhadap Wartawan 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Hari Santri 2026: Bupati Tangerang Guyur Beasiswa Kuliah Gratis bagi Guru Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak 5 Tahun di Dukuhwaru Tegal, Warga Sempat Kepung Rumah Perangkat Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Duka di Brebes! Warga Pamulihan Meninggal Dunia Tertemper Kereta Api di Larangan

Berita Terbaru