Ketua LSM Satu Bumii Satu Negeri Mengecam Keras Kasus Ayah Tiri Cabuli Anak Selama 5 Tahun Dibantu Ibu Kandung di Salembaran Jaya Kabupaten Tangerang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus kekerasan seksual tragis dan memilukan gemparkan warga Desa Salembaran Jaya RT.003/014 kelurahan Salembaran jaya kecamatan kosambi Kabupaten Tangerang. Seorang gadis berusia 19 tahun berinisial AHA menjadi korban pencabulan berkepanjangan yang diduga kuat dilakukan oleh ayah tirinya, H, dengan bantuan ibu kandungnya sendiri, K.

Aksi bejat tersebut terungkap pada Selasa (18/8/2026), setelah korban memberanikan diri melapor kepada pamannya, TAH. Kepada sang paman, AHA mengaku sering dimarahi serta menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya sejak masih duduk di bangku kelas 9 SMP (usia 14 tahun).

Lebih mencengangkan, korban kerap dipaksa menyaksikan hubungan intim kedua orang tuanya sebelum akhirnya digilir oleh ayah tirinya. Sang ibu kandung justru berperan aktif menyerahkan anaknya kepada pelaku dengan dalih mistis, yakni meyakini bahwa persetubuhan tersebut dapat memperlancar rezeki narik ojek dan membawa kekayaan bagi keluarga.

Baca Juga :  Merasa Diabaikan. Pengusaha UMKM Konveksi Terancam Gulung Tikar. 

Mendengar pengakuan pilu tersebut, TAH langsung melapor ke pengurus RW setempat. Informasi ini dengan cepat memicu kemarahan warga. Pada Selasa (18/8/2026) malam, warga yang sudah emosi dan maran mendengar kasus tersebut sekitar menggeruduk rumah pelaku hingga akhirnya jajaran Polsek Teluknaga mengamankan pasangan suami istri tersebut sekira pukul 22.00 WIB.

Terkait Kasus Tersebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Satu Bumi Satu Negeri Kabupaten Tangerang Ilham Candra Prima yang akrab di sapa bung keong Candra mengutuk keras pelaku dan akan mengawal proses kejadian kejahatan biadab yang di lakukan oleh kedua orang tua korban tersebut yang sedang di tangani oleh Polsek Teluknaga sampai dengan tuntas.

Baca Juga :  Garcep Perumdam TKR Tangerang, Atasi Pipa Bocor Di Jalan Imam Bonjol Karawaci

Lanjut bung Keong Candra dengan nada tegas menyampaikan kepada awak media “berharap kepada Aparat Penegak Hukum agar pelaku mendapat hukuman seberat – beratnya agar kejadian memilukan seperti ini tidak terulang kembali.

Hingga saat ini, kasus kekerasan seksual yang menyita perhatian publik tersebut terus bergulir di ranah hukum, sementara kepolisian masih mendalami seluruh keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti guna menjerat kedua pelaku dengan hukuman setimpal.

Berita Terkait

Pratisi Hukum Kabupaten Tangerang Minta APH Tindak Tegas Aksi Demo Anarkis di PEMI AW
Demo PT Pemi AW Balaraja Disertai Pengrusakan, Pemerhati Hukum Minta APH Tindak Tegas
Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Bermain Rakit, 2 Remaja Hilang Terbawa Arus Sungai di Pringsewu
Tim Gabungan Evakuasi 150 Penumpang kapal Rusak Dari Perairan Pulau Pari
Lembaga Satu Bumi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Kebakaran di TPA Jatiwaringin
Pabrik Sandal di Batu Ceper Kota Tangerang Ludes Terbakar

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Ketua LSM Satu Bumii Satu Negeri Mengecam Keras Kasus Ayah Tiri Cabuli Anak Selama 5 Tahun Dibantu Ibu Kandung di Salembaran Jaya Kabupaten Tangerang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:29 WIB

Pratisi Hukum Kabupaten Tangerang Minta APH Tindak Tegas Aksi Demo Anarkis di PEMI AW

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:05 WIB

Demo PT Pemi AW Balaraja Disertai Pengrusakan, Pemerhati Hukum Minta APH Tindak Tegas

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:52 WIB

Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih

Senin, 6 Juli 2026 - 22:57 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

Berita Terbaru