Tangerang, dinamiknews.net – Penyelenggaraan Madrasah light Competition telah berakhir yang dilaksanakan di halaman kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, selanjutnya para juara pada MLC ini nantinya akan dikirim mengikuti Lomba di tingkat Provinsi. Jumat, 24/07/2026.
Cabang perlombaan tersebut meliputi cerdas tahfidz Qur’an, pidato tiga bahasa (Indonesia, inggris dan Arab) Marawis, Mewarnai, Karya ilmiah, Senam Gembira, Futsal, Tenis Meja dan voli. Seluruh perlombaan dirancang sebagai wadah untuk mengembangkan pontensi kreativitas serta membentuk karakter peserta didik madrasah.
Kepala kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, Akhmad Jubaedi menyampaikan, bahwa madrasah Ligh Competition (MLC) menjadi wadah pembuktian eksistensi dan prestasi bagi madrasah. Melalui ajang ini seluruh madrasah didorong untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi serta menghadirkan berbagi inovasi.
Selain menjadi ajang kompetisi, MLC juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai sportivitas dan memperkuat silaturahmi antar madrasah. Untuk itu seluruh peserta diharapkan mampu menerima hasil perlombaan dengan lapang dada dan menjunjung tinggi Fair Play serta menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang.
“MLC bukan sekedar perlombaan tapi bagaimana kita mengajak anak-anak belajar bersikap jujur, sportif, rendah hati, berjiwa besar kalah ataupun menang,” ujar Akhmad Jubaedi.
Menurutnya, Melalui madrasah Ligh Competition 2026, semoga lahir generasi madrasah yang memaknai nilai Fair Play dalam perlombaan bersikap sportif, jujur, unggul, berakhlak, berprestasi, berkarakter serta mampu menjujung tinggi sportifitas dan kebersamaan. menghormati lawan juga kesediaan untuk menang atau kalah secara terhormat tanpa kecurangan.

Sementara itu, penanggungjawab kegiatan MLC Joni Juhaeni, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wadah ajang silaturahmi antar madrasah tapi juga mengembangkan pontensi jati diri sehingga membentuk karakter pada peserta lomba dalam meningkatkan kemapuan untuk berkompetisi ke jenjang lebih tinggi yaitu tingkat provinsi.
“Kegiatan Madrasah light Competition tidak hanya wadah silaturahmi antar madrasah tapi untuk mencari pontensi dan bakat terbaik sehingga para juara hari ini akan dibina dan menjadi perwakilan untuk Bersaing tingkat provinsi,” ujar Joni Juhaeni.
Ia berharap madrasah Light Competition menjadi salah satu sarana untuk menemukan bakat-bakat terbaik yang dimilki pelajar madrasah dalam mengeksplorasi kreativitas dan inovasi di madrasah.
Lebih lanjut Joni mengatakan bahwa kegiatan Madrasah Ligh Competition merupakan gagasan dari kantor kementerian agama Provinsi Banten dan kebetulan pertama kali diselenggarakan di kantor Kemenag Kabupaten Tangerang.
“Tentunya Kami mengapresiasi terhadap Kementerian Agama Provinsi Banten yang menginisiasi kegiatan ini dan berterimakasih atas kepercayaan dipilihnya Kementerian Agama Kabupaten Tangerang yang menjadi penyelenggara pertama MLC,” pungkasnya.















