Sidang Isbat Nikah Massal Kabupaten Tangerang Diikuti 270 Pasangan 

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Tangerang, Dinamikanews.net – Sebanyak 270 pasangan mengikuti Sidang Isbat Nikah Massal yang secara resmi dibuka Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Jumat (17/7/2026).

Suasana haru dan khusyuk menyelimuti jalannya pembukaan. Sidang isbat ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Tangerang, Pengadilan Agama Tigaraksa, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Intan Nurul Hikmah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan program ini. Ia menegaskan pentingnya kepastian hukum bagi setiap pasangan suami istri.

“Pemerintah hadir untuk memastikan hak-hak warga terpenuhi, termasuk hak dalam berkeluarga. Dengan adanya isbat nikah ini, status pernikahan bapak ibu akan tercatat resmi di negara. Anak-anak juga bisa mendapatkan akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya,” jelas Intan.

Baca Juga :  Wisuda IX Sarjana Dan Diploma III UMUS Mencetak Generasi Muda Yang Berkualitas.

Intan juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk tidak menunda pengurusan administrasi pernikahan. Menurutnya, pencatatan pernikahan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk perlindungan hukum bagi keluarga.

“Segera lengkapi administrasi agar pernikahannya tercatat di negara. Ini demi kebaikan kita bersama dan untuk masa depan anak cucu,” lanjutnya.

Wakil Bupati kemudian menabuh Goong sebagai tanda resmi dibukanya sidang isbat nikah yang diikuti 270 pasangan dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Heriyanto Nomor 1, Pengundian Nomor Urut Calon Ketua KWRI Kabupaten Tangerang

Naily, perwakilan panitia dari Pengadilan Agama Tigaraksa, menjelaskan bahwa peserta isbat kali ini adalah pasangan yang telah melangsungkan pernikahan siri minimal 2 tahun.

“Sidang isbat ini diikuti warga dari 29 kecamatan. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan penetapan pengadilan agar pernikahan yang sudah berlangsung bisa dicatatkan di KUA dan Dukcapil,” tutup Naily.

Dengan adanya penetapan isbat, pasangan akan mendapatkan buku nikah dan dapat mengurus Kartu Keluarga, KTP, akta kelahiran anak, hingga hak waris dan hak-hak lain sesuai ketentuan perundang-undangan.

Acara ditutup dengan doa bersama. Harapannya, seluruh pasangan yang mengikuti isbat dapat membangun keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Berita Terkait

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Resmikan Masjid Jami Al Ichlas Cisauk
Kemitraan Pemkab dan Kejaksaan Brebes, Perkuat Langkah Pengawasan Desa Lewat Tiga Program Strategis
Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas Se-Indonesia di Palembang
Brebes Culture Festival 2026, Pesta Budaya Raksasa Warnai Malam Kota Brebes
Presiden Prabowo di Tengah Pengungsi Nagekeo: Menyapa, Mendengar, dan Menguatkan
Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting
Presiden Prabowo Tegaskan Korupsi Harus Diberantas hingga ke Akar
Wujud Kemanunggalan Dengan Rakyat, TNI Melakukan Aksi Bersih-Bersih di Sekitar Pasar Pagi Brebes

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Resmikan Masjid Jami Al Ichlas Cisauk

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Kemitraan Pemkab dan Kejaksaan Brebes, Perkuat Langkah Pengawasan Desa Lewat Tiga Program Strategis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas Se-Indonesia di Palembang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Presiden Prabowo di Tengah Pengungsi Nagekeo: Menyapa, Mendengar, dan Menguatkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting

Berita Terbaru