Kemenko Pangan Ajak Sukseskan Pilah Sampah Antisipasi Kebakaran TPA

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Dinamikanews.net – Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) mengajak masyarakat, khususnya Bali, menyukseskan gerakan pilah sampah yang salah satunya untuk mengantisipasi kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

“Sore ini kita akan melakukan pilah sampah se-Bali, satu-satunya yang kita tawarkan hari ini adalah Bali bersih, tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ucap Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq di Denpasar, Selasa (7/7).

Dalam apel tersebut, ia menjelaskan kondisi hari ini, di mana perubahan iklim ke musim kemarau membayangi TPA dengan potensi-potensi kebakaran.

Pada 2023, tercatat 35 TPA di seluruh Indonesia mengalami kebakaran hebat, termasuk TPA Suwung di Bali dengan kebakaran seluas 32 hektare dan menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Baru saja kita mendapat kabar bahwa TPA di Tangerang telah terbakar sudah tujuh hari apinya tidak padam, ini yang kemudian mengharuskan kita, seluruh jajaran kabupaten/kota se-Bali untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dengan sangat tertib dan sistematis, hari ini mari kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Dorong FKDT Kuatkan Sinergi Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Pengelolaan Madrasah

Kemenko Pangan mencatat bahwa sampah-sampah organik yang ditimbun sering menjadi pemicu kebakaran, ditambah sisa-sisa makanan yang terbakar akan menghasilkan gas metana yang berbahaya dihirup.

Ia mengaku mendapat laporan bahwa di Bali sudah semakin masif pengurangan pengangkutan sampah ke TPA Suwung, bahkan sudah terpilah antara organik dengan anorganik.

Namun, kata dia, bagi Kemenko Pangan hal itu belum cukup, sebab Bali merupakan wajah Indonesia di mata dunia, sehingga selain memilah sampah untuk mengantisipasi kebakaran TPA, sebagai penting untuk menjaga citra pariwisata.

“Apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota Denpasar dan Bupati Badung dengan inisiasi Gubernur Bali ini harus terus dilakukan pada kabupaten yang lainnya, mari kita segera bangun melakukan pilah sampah, demikian pentingnya pilah sampah harus dilakukan di Bali,“ kata dia.

Setelah sampah terpilah, Hanif memastikan bahwa masyarakat juga akan mendapat manfaat besar dan nilai ekonomi.

Baca Juga :  Polisi Buru Tiga Pencuri Motor Di Warung Makan Di Cilincing

Ia menjelaskan saat sampah organik dipilah maka ada potensi untuk penyubur tanah dan pakan ternak, sedangkan ketika anorganik dipilah maka dapat diolah dan bernilai ekonomi.

Atas penunjukan Bali sebagai percontohan gerakan pilah sampah, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan kesiapan.

Ia menjelaskan kunci utama mewujudkan Bali bersih dari sampah tidak lagi bertumpu pada penyelesaian di hilir atau di TPA melainkan melalui pengolahan sampah sejak dari sumber.

“Kami ingin memastikan sampah selesai di tempatnya dihasilkan baik itu di rumah tangga, desa atau kelurahan, desa adat, pasar, hotel, restoran, kafe, rumah ibadah, sekolah, dan perkantoran, langkah paling awal dan paling menentukan dari rantai pengelolaan tersebut adalah pilah sampah,” katanya.

Pemprov Bali memandang memilah sampah dari sumber bukan sekadar memisahkan organik dan non-organik, akan tetapi wujud kesadaran, tanggung jawab, dan budaya baru bagi warga Bali dalam rangka menjaga kesucian serta keharmonisan alam beserta isinya.

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Berita Terbaru