Badan Geologi: Waspada Peningkatan Aktivitas Gunung Sinabung

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Dinamikanews.net – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), menyusul terjadinya peningkatan kegempaan dalam beberapa hari terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Sinabung ditandai dengan terekamnya getaran menerus atau tremor sejak Kamis (21/5) malam.

Tim Ahli Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi melaporkan hasil pemantauan kegempaan menunjukkan tremor dengan amplitudo maksimum 4 milimeter mulai terekam malam tadi sejak pukul 23.53 WIB dan masih berlangsung hingga jumat (22/5/2026) Siang WIB.

Baca Juga :  Diseminasi Pelayanan Publik, Instansi Pemerintah Belajar Prospek dan Strategi Praktik Terbaik

Selain itu, terekam pula gempa hembusan, gempa low frequency, serta gempa hybrid yang sebelumnya jarang terjadi.

Lana mengatakan peningkatan aktivitas tersebut perlu diwaspadai mengingat potensi bahaya yang dapat terjadi berupa erupsi freatik maupun erupsi magmatik.

Selain itu peningkatan tekanan di dalam sistem magmatik juga berpotensi memicu pembongkaran kubah lava yang berada di kawasan puncak Gunung Sinabung.

Pengamatan visual menunjukkan hembusan asap kawah berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian antara 50 – 500 meter di atas kubah lava.

Badan Geologi mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pendaki, untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral sejauh 3,5 kilometer pada sektor selatan-timur gunung tersebut.

Baca Juga :  Masih Maraknya Bank Keliling! Warga Desa Renged Resah, Minta Agar APH Menindak Tegas

Selain ancaman erupsi, kata dia, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar terutama saat musim hujan yang dapat melintasi alur sungai di sektor barat daya yang berhulu di puncak gunung.

Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah (pemda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memperkuat koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung serta mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut.

Berita Terkait

Atasi Banjir Tahunan, Bupati Brebes Pimpin Rapat Koordinasi Bersama BBWS Cimanuk-Cisanggarung
Asrofi Resmi Terima SK Ketua DPC Partai Demokrat Brebes, Penyerahan Dijadwalkan di Jakarta
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau
Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Tangerang: Fokus pada Aksi Sosial
Sawah Retak, Hati Terluka: Amuk Petani Tangerang di Depan kantor Dinas Pertanian 
Tekan Polusi Udara, Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Gelar Uji Emisi Massal di Depan DPRD
MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Atasi Banjir Tahunan, Bupati Brebes Pimpin Rapat Koordinasi Bersama BBWS Cimanuk-Cisanggarung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Asrofi Resmi Terima SK Ketua DPC Partai Demokrat Brebes, Penyerahan Dijadwalkan di Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Tangerang: Fokus pada Aksi Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Sawah Retak, Hati Terluka: Amuk Petani Tangerang di Depan kantor Dinas Pertanian 

Berita Terbaru