Warga Pasarbatang Geruduk dan Bongkar Paksa Warung Aceh, Disinyalir Sarang Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BREBES, Dinamikanews.net – Momen bersejarah pada Rabu malam, 15 April 2026, berkisar 500-an warga Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Jawa Tengah dengan pengawalan dari Kepolisian, Satpol PP, tokoh masyarakat serta para tokoh agama menggerebek dan membongkar sebuah warung. Tepatnya di jalan KH Akhmad Dahlan, warga melakukan aksi pembongkaran karena disinyalir warung tersebut diduga menjadi tempat penjualan obat-obatan terlarang, antara lain Tramadol, Tryheet, dan Heximer.

Pada saat penggrebekan pemilik warung berhasil melarikan diri karena kabar penggerebekan diketahui bocor sebelumnya. Karena kesal, warga membongkar warung tersebut dan menceburkannya ke sungai. Di lokasi, ditemukan bukti berupa flip berisi butir obat keras berwarna kuning, botol obat kosong, serta dus bertuliskan Hexymer.

Baca Juga :  AYU, AYOM, AYEM, ARSITEKTUR (OMAH) JAWA 
 Pihak masyarakat telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah praktik serupa terulang, dengan tujuan utama menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba dan obat terlarang.

Asrofi, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, “Aksi kami sudah terkoordinasi dari berbagai elemen masyarakat , pemerintah kecamatan yang tujuannya adalah mencegah kerusakan mental generasi muda akibat jeratan narkoba,” Ujarnya.Warung Aceh selama ini berjualan begitu laku keras dan sasaran pemasarannya memang pelajar dan itu dilakukan secara terang-terangan. Jadi tindakan kita ke depannya adalah melakukan patroli, sosialisasi dan pemberian edukasi pada masyarakat terutama para pelajar,” tambahnya.

Baca Juga :  H.M Nur : Maulid Nabi & Silaturahmi Akbar Warga Sentul Curug Kulon

Kyai Misbakhul Munir dan Kyai Mohammad Tamim Maulana sebagai ulama setempat merasa prihatin dengan kondisi para pemuda yang terjerat obat-obatan terlarang.“Tujuan kami melakukan tindakan ini semata-mata untuk menghindarkan para kaum muda yang suka nge-fly akibat mengonsumsi barang haram tersebut dan akibatnya merugikan diri sendiri,” tandasnya.

Pemuda adalah harapan bangsa tentunya harus berpikir jernih, pola pikir yang cerdas dan sehat. Selesai melakukan aksi warga tidak berlangsung lama membubarkan diri untuk menghindari kemacetan jalan.

(D. Miranoor )

Berita Terkait

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat
Warga Keluhkan Aktivitas Matel di Jalan Raya Binong, Minta APH dan Pemerintah Bertindak
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai
Kebakaran di Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dipadamkan
Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian
MRT Jakarta targetkan uji coba rute Bundaran HI-Monas pada Juni 2027
Gubernur Andra Soni Buka Kerja Sama Luas dengan IWAPI Banten untuk Pemberdayaan Perempuan
Kantor BGN digeledah, Tamu Dilarang Masuk Sementara

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:28 WIB

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:40 WIB

Warga Keluhkan Aktivitas Matel di Jalan Raya Binong, Minta APH dan Pemerintah Bertindak

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:52 WIB

CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kebakaran di Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dipadamkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian

Berita Terbaru