Pria Nyaris Lompat dari Jembatan Cisadane, Polisi dan Damkar Berhasil Selamatkan Korban

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net – Aksi percobaan bunuh diri terjadi di Jembatan Sungai Cisadane, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (30/3/2026) sore. Seorang pria paruh baya nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari jembatan.

Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran bergerak cepat ke lokasi kejadian.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Bangun Sinergi Empat Pilar, Kapolres Metro Tangerang Kota Gelar Ngopi Kamtibmas dan Serahkan Bantuan Sosial

“Setelah menerima laporan, anggota segera ke lokasi dan melakukan upaya persuasif dengan membujuk korban agar mengurungkan niatnya,” ujar Jauhari dalam keterangannya.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim Damkar UPT Cibodas untuk membantu proses evakuasi. Setelah melalui proses negosiasi, korban akhirnya berhasil diamankan dalam kondisi selamat.

“Korban berhasil dievakuasi dengan bantuan damkar dan langsung diamankan untuk diberikan pertolongan pertama psikologis lebih lanjut,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial Z (59), seorang wiraswasta warga Karawaci. Kepada petugas, ia mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena mengalami depresi akibat penyakit asam lambung yang tidak kunjung sembuh.

Baca Juga :  Dalam Rangka HUT Persit Ke-80 Yonkav 9/SDK Menggelar Acara Donor Darah Bersama Masyarakat Yang Mengusung Tema Kekeluargaan

“Korban mengaku mengalami tekanan psikis karena sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh,” ungkap Jauhari.

Usai dievakuasi, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, baik secara medis maupun psikologis.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama terhadap individu yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau tekanan mental.

“Jika menemukan kondisi serupa, masyarakat diharapkan segera melaporkan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Berita Terkait

RI-Jepang berkomitmen perkuat kerja sama kehutanan dan konservasi
2,9 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Arus Balik Lebaran 2026 Lancar
PANRB Terima Reviu LKjPP 2025 dari BPKP, Perkuat Akuntabilitas Kinerja Pemerintah
Menteri PU: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Lebih Aman dan Terkendali
Honor dan THR Belum Cair: Perangkat Desa Cibendung Pertanyakan Transparansi Dana Sewa Tanah Bengkok
Tronton Berat Sumbu Roda 3 Melewati Jalan Kelas 2, Warga Pasarbatang Komplain Jalan Cepat Rusak dan Macet
Aktivitas Kembali Normal, Kualitas Udara Jakarta Selasa Pagi Tak Sehat
Kontrol Dapur Bersama Jajaran, Karutan BatamPastikan Kebersihan dan Pelayanan Makanan Maksimal bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:37 WIB

RI-Jepang berkomitmen perkuat kerja sama kehutanan dan konservasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:56 WIB

Pria Nyaris Lompat dari Jembatan Cisadane, Polisi dan Damkar Berhasil Selamatkan Korban

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:24 WIB

2,9 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Arus Balik Lebaran 2026 Lancar

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:21 WIB

PANRB Terima Reviu LKjPP 2025 dari BPKP, Perkuat Akuntabilitas Kinerja Pemerintah

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:18 WIB

Menteri PU: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Lebih Aman dan Terkendali

Berita Terbaru