Jakarta, Dinamikanews.net – Kamis, 27 Februari 2026 – Pertemuan antara perwakilan asosiasi pengusaha transportasi dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjadi perhatian serius.
Diskusi tersebut menegaskan bahwa keselamatan transportasi nasional membutuhkan pembenahan sistem yang terukur.Setiap hari, ribuan pengemudi dan pekerja logistik menghadapi risiko tinggi di jalan raya maupun kawasan distribusi.
Sementara itu, tuntutan pengiriman terus meningkat.
Karena itu, pelaku industri harus menyeimbangkan target operasional dengan standar keselamatan kerja.
Kompetensi Pengemudi Harus Diperkuat
Forum tersebut juga menyoroti kekurangan tenaga pengemudi profesional.
Banyak perusahaan membuka lowongan kerja, namun tidak semua calon pengemudi memiliki pelatihan memadai.
Oleh sebab itu, industri wajib memperkuat pendidikan berbasis standar keselamatan.
Agung Kurniawan menegaskan bahwa sistem harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Ia mendorong pelatihan berkelanjutan agar pengemudi memahami risiko kerja dan prosedur keselamatan.
Di sisi lain, perwakilan pengemudi Bangkit meminta standar operasional yang jelas serta pelatihan rutin.
Insiden Kerja Jadi Alarm Keras
Pada hari yang sama, tiga kecelakaan kerja terjadi di lokasi berbeda, termasuk kawasan Rusun Cilincing dan Pelabuhan Kade 219.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa risiko nyata masih mengintai sektor transportasi.
Karena itu, seluruh pihak harus meningkatkan pengawasan dan disiplin keselamatan.
Lingkungan kerja transportasi melibatkan kendaraan berat dan aktivitas bongkar muat yang kompleks.
Tanpa manajemen risiko yang kuat, potensi bahaya meningkat secara signifikan.
Dengan demikian, perusahaan dan regulator harus menerapkan sistem pengendalian yang lebih ketat.
Kolaborasi Harus Melahirkan Kebijakan Nyata
Redaksi Dinamikanews menilai bahwa sinergi antara KNKT dan pelaku industri harus menghasilkan kebijakan konkret.
Pemerintah perlu memperkuat regulasi berbasis data kecelakaan.
Asosiasi harus memastikan kepatuhan anggota terhadap standar keselamatan.
Sektor transportasi memang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Namun tanpa budaya keselamatan yang kuat, sektor ini berisiko menciptakan tragedi berulang.
Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus bertindak sekarang demi keselamatan pekerja dan masyarakat.
Sumber Berita : PI-C13LLU AGUNG JKU

















