Yayasan HSD Jawa Tengah Menduga Adanya Praktek Jual Beli Titik Dapur BGN, Pelaku Disinyalir Orang Dalam

Senin, 12 Januari 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Polemik terjadi pada Yayasan Hans Satya Dharma (HSD) Jawa Tengah tengah menghadapi tuduhan serius terkait dugaan penyelewengan dana dari calon pengelola dapur Badan Gizi Nasional (BGN). Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yayasan, INW, disebut-sebut terlibat dalam proses pendaftaran dan penawaran titik dapur dengan nilai setoran mencapai ratusan juta rupiah, (12/1/2026)

Ketua Umum Yayasan HSD Jawa Tengah, Turnya, S.H., M.H., menyatakan bahwa proses pendaftaran 25 titik dapur sejak Mei 2025 tidak pernah dilaporkan kepada dirinya sebagai penanggung jawab yayasan. “Kami tidak menyimpulkan, tapi ada dugaan serius yang harus diusut. Calon pengelola mengaku telah menyetor dana besar, namun sampai sekarang tidak ada dapur yang beroperasi dan tidak ada ID Mitra BGN,” tegas Turnya.

Daftar 25 titik dapur yang diajukan meliputi beberapa kabupaten di Jawa Tengah, yaitu:

1.Tonjong Ciregol – Kabupaten Brebes – Pak Asiz

2.Tonjong Kutamendala depan POM – Kabupaten Brebes – Pak Asiz

3.Laren Bumiayu – Kabupaten Brebes – Pak Bambang

4.Laren 2 ( mau geser ke kersana ) – Kabupaten Brebes – Pak Bambang

5.Salem Tembong Reja – Kabupaten Brebes – Pak Subhan

6.Salem Pasir – Kabupaten Brebes – Pak Subhan

Baca Juga :  Wisata Alam Banten, ini 15 Rekomendasinya

7.Salem Gunung Larang – Kabupaten Brebes – Pak Subhan

8.Salem Sawah Gede – Kabupaten Brebes – Pak Subhan

9.Kramat Bumiayu – Kabupaten Brebes – Indah

10.Pangebatan Bantarkawung – Kabupaten Brebes – Mualip

11.Bojong.1 Kabupaten Tegal – YHSD Kab.Tegal –Aji

12.Balapulang – Kabupaten Tegal – YHSD Kab. Tegal – Aji

13.Bojong.2 – Kabupaten Tegal – YHSD Kab.Tegal – Aji

14.Banjarnegara – Kabupaten Banjarnegera – Pak Han

15.Jatisari – Kabupaten Kebumen – YHSD Kebumen – Choirul

16.Kabupaten Kebumen – YHSD Kebumen – Choirul

17.Candimulyo – Kota Magelang – YHSD Kota Magelang – Ibu Susi

18.Windusari – Kota Magelang – YHSD Kota Magelang – Ibu Susi

19.Kota Magelang – YHSD Kota Magelang – Ibu Susi

20.Wonosobo – Kabupaten Wonosobo – YHSD Wonosobo – Pak Sukur

21.Sukoharjo – Kabupaten Sukoharjo – Ibu Reviana

22.Sukoharjo – Kabupaten Sukohar – Ibu Reviana

23.Sukoharjo – Kabupaten Sukoharjo – Pak Bagus

24.Temanggung – Kabupaten Temanggung – Pak Listyo

25.Jatibarang kab. Brebes – pak Bambang

Yayasan HSD Jawa Tengah kini membuka ruang klarifikasi dan meminta pertanggungjawaban atas dana yang disetor. “Jika tidak ada itikad baik untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan, maka langkah hukum akan kami tempuh,” tegas Turnya.

Baca Juga :  KPK melakukan penggeledahan di Kementerian Kesehatan

Turnya juga menambahkan, “Kami menerima banyak keluhan dari calon pengelola yang mengaku telah menyetor dana besar. Namun hingga kini, dapur tidak jalan, operasional tidak ada, dan statusnya tidak jelas.”

Yayasan HSD Jawa Tengah juga menduga adanya praktik jual beli titik dapur BGN, dan meminta klarifikasi terbuka dari Sekjen dan pihak-pihak terkait. Yayasan juga membuka ruang bagi para calon pengelola dapur yang merasa dirugikan untuk menyampaikan klarifikasi secara resmi.

“Ketua Umum sebagai penanggung jawab pengurusan justru tidak mengetahui proses pendaftaran tersebut. Ini menimbulkan pertanyaan besar: atas dasar kewenangan siapa, dan untuk kepentingan siapa,” kata Turnya.

Yayasan HSD Jawa Tengah berkomitmen untuk mengembalikan tata kelola yayasan ke rel yang semestinya, transparansi, dan akuntabilitas, serta mendukung penuh proses penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Turnya juga menyatakan bahwa yayasan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh calon pengelola dapur jika tidak ada klarifikasi dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait. Yayasan juga akan mengambil langkah hukum untuk melindungi hak-hak calon pengelola dapur.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

GANN DPC Tangsel Beserta BNN Tangsel Bersama-sama Mengantar Korban Penyalahgunaan Obat Golongan G ke Rehabilitasi BNN Lido
Hutama Karya Buka Fungsional Tol Palembang–Betung, Percepat Arus Mudik Lebaran 2026
Jasamarga Transjawa Tol Pastikan Gerbang Tol Kalikangkung Siap untuk Idulfitri 1447 H/2026
Tiga Pekan, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Catat 28.270 Pemantauan Pasar Pastikan Harga Stabil Pasokan Terjaga
Menteri Dody Tinjau Hunian ASN untuk Dukung Percepatan Penanganan Infrastruktur di Aceh
Polres Tangsel Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan dan Santuni Anak Yatim, Pererat Sinergi dengan Insan Pers
Kementrans Gandeng PT Agrinas Kembangkan Perikanan di Kawasan Transmigrasi
Komitmen Bersih dari Narkoba, Kapolres Tangerang Kota Periksa Seluruh Anggota

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:38 WIB

GANN DPC Tangsel Beserta BNN Tangsel Bersama-sama Mengantar Korban Penyalahgunaan Obat Golongan G ke Rehabilitasi BNN Lido

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:12 WIB

Hutama Karya Buka Fungsional Tol Palembang–Betung, Percepat Arus Mudik Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:03 WIB

Jasamarga Transjawa Tol Pastikan Gerbang Tol Kalikangkung Siap untuk Idulfitri 1447 H/2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:40 WIB

Tiga Pekan, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Catat 28.270 Pemantauan Pasar Pastikan Harga Stabil Pasokan Terjaga

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:58 WIB

Menteri Dody Tinjau Hunian ASN untuk Dukung Percepatan Penanganan Infrastruktur di Aceh

Berita Terbaru

Bisnis

Menu Roti MBG Di SMP 4 Tigaraksa Busuk Dan Berjamur.

Minggu, 1 Mar 2026 - 22:07 WIB