Seorang Pria Di Purbalingga Meninggal Tersengat Listrik Saat Perbaiki Baliho

Senin, 10 Juni 2024 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga, Lensabumi.com – Seorang pria tersengat listrik saat memperbaiki pemasangan baliho di papan reklame Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kalikabong, Kabupaten Purbalingga, Senin (10/6/2024). Akibatnya korban meninggal dunia.

Kapolsek Kalimanah AKP Mubarok mengatakan korban meninggal akibat tersengat listrik dan jatuh dari ketinggian saat memperbaiki pemasangan baliho bernama Sarimin (43) warga Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga.

“Saat kejadian korban bersama empat orang lainnya sedang memperbaiki pemasangan baliho di papan reklame di lokasi tersebut,” jelasnya.

Menurut kapolsek, sebelum kejadian korban bersama dengan empat orang lainnya sedang memperbaiki pemasangan baliho. Diduga saat itu, korban menyentuh kabel listrik hingga menimbulkan ledakan di meteran listrik bawah papan reklame.

Baca Juga :  PEMKAB BREBES GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA SECARA SERENTAK

“Setelah tersengat listrik, korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih lima meter,” ungkap kapolsek.

Setelah kejadian, korban sempat dievakuasi oleh rekan korban dan warga sekitar ke rumah sakit Harapan Ibu. Namun saat dilakukan pemeriksaan, diketahui korban sudah meninggal dunia.

Polisi dari Polsek Kalimanah dan Inafis Polres Purbalingga kemudian melakukan pemeriksaan di TKP. Selain itu, melakukan pemeriksaan jenazah korban bersama dokter rumah sakit.

“Hasil pemeriksaan dokter di rumah sakit Harapan Ibu, korban mengalami luka bakar lebih dari 50 persen di tubuhnya. Selain itu, terdapat cedera kepala berat akibat benturan saat jatuh,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sinergi Satgas Yonif 131/Brajasakti Dengan Warga Perbatasan Papua Melalui Budaya Gotong Royong

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk waspada saat beraktivitas di dekat kabel listrik tegangan tinggi. Selain itu, para pekerja yang memperbaiki baliho di ketinggian agar memakai alat pengaman. Sehingga bisa terhindar dari kecelakaan kerja seperti tersengat listrik atau jatuh.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyadari bahwa kejadian ini merupakan musibah,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani
BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.
Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:16 WIB

BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Berita Terbaru