BREBES, Dinamikanews.net – Bencana alam kini terjadi lagi dan banyak menyebabkan kerugian bagi masyarakat yang terdampak. Sebanyak 13 ekor kambing dan hewan ternak lainnya milik warga Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hanyut terbawa arus banjir pada Rabu, (25/3/ 2026). Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi memicu Sungai Babakan meluap dan merendam permukiman warga.
Warga menyebut air naik cepat sejak petang. Arus yang deras membuat ternak di kandang tidak sempat diselamatkan. “Air datang tiba-tiba, arusnya deras. Kambing-kambing di kandang milik warga tidak sempat pindahkan,” ujar salah seorang warga.
Selain menyebabkan kehilangan ternak, banjir juga merendam ribuan rumah di enam desa, yakni Karangmalang, Ketanggungan, Cikeusal Lor, Padakaton, Dukuhturi, dan Buara. Banyak juga kendaraan motor yang rusak akibat terbenam air dan terpaksa harus didorong untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Di sejumlah titik, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Genangan mengganggu aktivitas warga dan memaksa sebagian mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Air sampai sepinggang orang dewasa, kami terpaksa mengungsi ke rumah saudara yang lebih tinggi,” kata warga lainnya.
Banjir turut berdampak pada arus lalu lintas, terutama bagi pemudik yang hendak kembali ke Jakarta. Ruas jalan Ketanggungan tergenang, sehingga Satlantas Polres Brebes mengalihkan arus kendaraan dari arah Purwokerto melalui flyover Klonengan menuju Tegal.
Banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah selatan Brebes dalam beberapa jam. Debit Sungai Babakan yang meningkat tidak tertampung, sehingga air melimpas ke permukiman warga.
Dari pantauan petugas gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi dan mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
(D. Miranoor)
















