dinamikanews.net – Jakarta Pertamina Enduro harus mengakui keunggulan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 0-3 (20-25, 20-25, 17-25) pada laga terakhir Putaran II Proliga 2026, Kamis (27/2/2026). Meski kalah, tim berjuluk JPE itu tetap mengamankan posisi runner-up klasemen akhir sektor putri dan memastikan tiket ke Final Four.
Sejak awal musim, manajemen menargetkan lolos ke Final Four sebagai pijakan menuju perebutan gelar. Target tersebut kini tercapai. Posisi peringkat kedua dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi fase krusial.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menegaskan kekalahan di laga penutup tak mengubah ambisi tim.
“Kekalahan ini tentu menjadi bahan evaluasi. Tapi tidak mengubah arah dan ambisi kami. Justru ini momentum untuk memperbaiki detail teknis sebelum masuk Final Four yang intensitasnya lebih tinggi,” ujar Werry dalam keterangannya.
Pelatih JPE, Bülent Karslıoğlu, menyoroti aspek penerimaan servis yang dinilai kurang stabil sehingga berdampak pada pola serangan.
“Kami kurang konsisten di receive sehingga strategi offense tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ini jadi catatan penting. Final Four berbeda, lebih kompetitif. Kami harus meningkatkan eksekusi dan konsistensi,” tegasnya.
Dengan berakhirnya babak reguler, Jakarta Pertamina Enduro kini fokus penuh menatap Final Four Proliga 2026. Target berikutnya jelas: menembus Grand Final dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Dukungan juga datang dari induk perusahaan. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut komitmen terhadap tim merupakan bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga nasional.
“Pertamina mendukung kemajuan olahraga nasional sebagai bagian dari peran kami memberi energi bagi masyarakat, sekaligus menciptakan ekosistem olahraga yang profesional, kompetitif, dan berkelanjutan,” katanya.
Sebagai perusahaan pemimpin transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.

















