Sinergi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Diharapkan Mampu Perkuat Posisi Brebes Produsen Bawang Merah

Senin, 23 Februari 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Wujud perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan kerja Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi yang akrab disapa Titiek Soeharto, merupakan kegiatan spesifik masa reses ke sentra industri bawang merah di Kabupaten Brebes, tepatnya PT. Sinergi Brebes Inovatif yang berlokasi di Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Senin (23/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Titiek bersama rombongan anggota Komisi IV melihat langsung proses produksi bawang merah Brebes yang telah diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti bawang goreng dan pasta bawang merah.“Ternyata bawang merah kita hasilnya sudah melimpah dan sudah bisa ekspor ke Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Alhamdulillah kita bisa ekspor. Tadi petaninya bilang bahwa modalnya Rp40 juta per hektare, hasilnya bisa mencapai Rp350 juta. Jadi untungnya besar sekali,” ujar Titiek.

Baca Juga :  Antisipasi Balap Liar Kapolsek Purwokerto Selatan Langsung Pimpin Patroli

Tak hanya dijual dalam bentuk mentah, bawang merah Brebes kini telah diproses menjadi produk jadi yang mampu menembus pasar internasional. Salah satunya adalah pasta bawang merah yang diekspor hingga Arab Saudi untuk kebutuhan industri bumbu dan konsumsi jemaah Indonesia di sana.Menurut Titiek, stabilitas harga bawang merah saat ini cukup terjaga karena permintaan pasar yang terus ada. Bahkan jika terjadi surplus produksi, kelebihan pasokan dapat diserap oleh pasar ekspor.

“Ini menunjukkan prospek bawang merah Indonesia sangat bagus. Pasarnya selalu ada, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” tambahnya.Titiek berharap keberhasilan Brebes sebagai sentra bawang merah dapat menjadi model pengembangan bagi daerah lain di Indonesia. Dengan perluasan sentra produksi, ia optimistis nilai ekspor komoditas hortikultura nasional bisa semakin meningkat.

Baca Juga :  Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Grobogan, Targetkan 1 Juta Hektare untuk Swasembada Pangan 2025

Dalam dialog dengan para petani, Komisi IV juga menyerap aspirasi terkait kebutuhan yang masih mendesak, seperti pembangunan cold storage ketersediaan pupuk, serta penyediaan bibit bawang merah berkualitas.“Kami datang ke sini ingin menanyakan langsung kepada petani apa saja yang masih dibutuhkan. Mereka masih memerlukan cold storage, pupuk, serta bibit. Ini menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, bersama Wakil Bupati Wurja, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Brebes Dr Tahroni, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Brebes sebagai lumbung bawang merah nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi pemain utama ekspor bawang merah olahan di kawasan regional dan global.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia
Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Penegakan Hukum
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.
Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern
DPP GANN Dukung Penuh Usulan Kepala BNN Dalam Pelaranggan VAPE Dengan Diperketatnya Dalam RUU Narkotika
Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:16 WIB

Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 16:29 WIB

Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Penegakan Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 14:40 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Senin, 20 April 2026 - 18:48 WIB

Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.

Minggu, 19 April 2026 - 16:50 WIB

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern

Berita Terbaru