Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak mengurangi porsi lauk yang diberikan kepada para siswa. Secara khusus, Prabowo menyoroti praktik pemotongan ayam yang dinilai dapat memengaruhi kualitas dan kecukupan gizi penerima manfaat program tersebut.

Peringatan itu disampaikan saat Rapat Konsolidasi Program MBG yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Acara tersebut dihadiri sekitar 12.000 penggerak dan mitra MBG dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Prabowo membawa dua wadah berisi ayam goreng sebagai contoh. Satu wadah berisi ayam yang dipotong menjadi delapan bagian, sementara wadah lainnya berisi ayam yang dipotong menjadi 14 bagian.

Presiden kemudian meminta 10 perwakilan mitra naik ke atas panggung untuk melihat langsung perbandingan ukuran potongan ayam tersebut.

Baca Juga :  Evaluasi MBG, Peneliti BRIN Sarankan Penataan Bertahap Berbasis Data

“Masalah ayam, ayamnya bawa ke atas. Saya minta perwakilan mitra 10 orang naik ke sini. Jadi yang 14 saja sebesar ini, kalau kecil begini ya berapa? Jangan-jangan 18 atau 22?” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa satu ekor ayam tidak boleh dipotong lebih dari 14 bagian karena dapat mengurangi porsi yang diterima anak-anak peserta program MBG.

“Kalau potong lebih dari 14, dosa! Dosa! Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari sejumlah perwakilan mitra yang hadir. Beberapa di antaranya mengaku selama ini memotong satu ekor ayam menjadi 10 hingga 12 bagian agar ukuran porsi tetap memadai.

“Sepuluh, Pak. Sepuluh sampai dua belas potong. Saya sepuluh, Pak. Porsinya besar,” ujar salah satu perwakilan mitra.

Baca Juga :  Pemerintah putuskan pemberian MBG hanya selama hari sekolah

Untuk memastikan kualitas pelaksanaan program tetap terjaga, Prabowo juga meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti untuk melibatkan pihak sekolah dalam pengawasan distribusi makanan.

Menurutnya, kepala sekolah, guru, hingga siswa dapat memberikan laporan mengenai ukuran porsi makanan yang diterima. Bahkan, jika diperlukan, ayam yang disajikan dapat didokumentasikan dan ditimbang secara acak.

“Nanti saya minta Menteri Pendidikan, kepala-kepala sekolah, guru-guru, anak-anaknya suruh lapor ayamnya kecil atau besar. Kalau perlu secara random difoto dan ditimbang,” kata Prabowo.

Langkah tersebut, lanjut Prabowo, merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis agar tujuan pemenuhan gizi bagi jutaan anak Indonesia dapat tercapai secara optimal.

Berita Terkait

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks
Hari Pelanggan Nasional 2026, JTT Perkuat Komitmen Peningkatan Layanan
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok
Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Tangerang Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang Di Teluknaga
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:28 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 18:29 WIB

Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks

Jumat, 4 September 2026 - 18:22 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 19:19 WIB

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok

Berita Terbaru