BREBES, Dinamikanews.net – Bukti nyata Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) mengumumkan pencapaian pembangunan tahun pertama pemerintahan Bupati Paramitha Widya Kusuma. Sejumlah program prioritas di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, hingga transformasi digital disebut telah membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
Kepala Diskominfotik Brebes, Warsito Eko Putro, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada angka capaian, tetapi juga pada dampak langsung yang dirasakan warga. “Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan, bukan sekadar laporan angka,” katanya dalam siaran pers yang diterima Puskapik.com, Jum’at, (20/2/2026).
Sepanjang tahun pertama, pemerintah memperbaiki 287 ruas jalan kabupaten sepanjang 117,77 kilometer dan 65 jembatan untuk memperlancar mobilitas serta distribusi ekonomi. Upaya pengendalian banjir dilakukan melalui perbaikan 99,8 kilometer drainase, pembangunan dan normalisasi 721,49 kilometer saluran pembuang, serta rehabilitasi 53,73 kilometer tanggul bantaran sungai. Akses dasar turut diperluas dengan pembangunan 1.742 sambungan air bersih rumah tangga.
Di sektor pertanian, pemeliharaan dilakukan pada 2.541 hektare daerah irigasi, termasuk peningkatan kapasitas jaringan utama dan sekunder. Pemerintah menggandeng kelompok tani untuk perawatan berkelanjutan serta memberikan pendampingan teknologi pertanian modern.
Perlindungan sosial menjangkau 3.958 warga rentan, sementara 2.000 keluarga berhasil lulus dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai indikator peningkatan kemandirian ekonomi. Insentif juga disalurkan kepada 21.000 pegiat keagamaan, mulai dari guru ngaji hingga pengasuh pesantren.
Di bidang kesehatan, layanan ibu dan anak menjangkau 20.298 ibu hamil, 21.944 ibu bersalin, serta pemantauan terhadap 113.759 balita untuk menekan angka stunting. Program Tenaga Kesehatan Door to Door melayani lebih dari 204.000 warga, dan 89.929 warga memperoleh perlindungan melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).
Program Bedah Rumah memperbaiki 1.375 unit rumah tidak layak huni, sementara jambanisasi menjangkau 1.581 rumah tangga. Peningkatan jalan lingkungan sepanjang 32,17 kilometer serta pemasangan 827 titik penerangan jalan turut dilakukan untuk mendukung aktivitas warga.
Di sektor pendidikan, renovasi dilakukan di 239 sekolah. Program Kesempatan Kedua menjangkau 13.081 warga dewasa, Program Satu Keluarga Satu Sarjana memberi beasiswa kepada 480 mahasiswa, dan Program Gas Rolas berhasil mengembalikan 628 anak ke bangku sekolah. Pemerintah juga melengkapi sejumlah sekolah dengan laboratorium IPA dan komputer untuk mendukung modernisasi pembelajaran.
Pelayanan administrasi kependudukan difasilitasi bagi 773.798 warga dengan layanan yang lebih cepat dan mudah. Program layanan keliling digelar di wilayah terpencil, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh ke kantor kecamatan. Integrasi data kependudukan dengan berbagai dinas dilakukan untuk memastikan akurasi dan memudahkan verifikasi penerima manfaat program pemerintah.
Transformasi digital menjadi perhatian melalui program Brebes Merdeka Internet yang menyediakan akses internet gratis di ruang publik seperti Alun-alun Brebes, kawasan Monumen Perjuangan, dan sentra wisata kuliner. Ketersediaan akses internet tersebut dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperluas akses informasi, serta mempercepat transformasi digital di daerah.
Kabupaten Brebes mencatat kondisi aman sepanjang tahun pertama, termasuk tahapan politik yang berjalan tertib. Stabilitas politik dan keamanan wilayah dinilai menjadi modal penting untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi. Sejumlah penghargaan pun diraih, antara lain predikat Kabupaten Layak Anak tingkat Nindya, Innovative Government Award 2025, serta penghargaan pelayanan publik dari Kementerian PANRB untuk RSUD Brebes.
Warsito Eko Putro menegaskan capaian ini menjadi fondasi untuk program lanjutan. Evaluasi berkala serta masukan masyarakat akan terus menjadi acuan agar setiap program sesuai kebutuhan warga.
“Kerja sama pemerintah dan masyarakat telah membawa perubahan nyata. Ke depan, kita akan terus memperbaiki dan memperluas manfaat pembangunan,” pungkasnya.
(D. Miranoor)

















