Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ambruk

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ambruk dalam 15 menit pada perdagangan intraday, Senin (12/1/2025). Pada rentang pukul 14.20-14.35 WIB, IHSG tiba-tiba turun hingga lebih dari 2%. Indeks sempat berada di level terendah atau 8.715,41 atau anjlok 2,48%.Kemudian IHSG berangsur pulih. Per pukul 15.16 WIB, koreksi IHSG terpangkas menjadi 0,65% dan bertengger di level 8.878,55.

Sejumlah analis pun buka suara terkait ambruknya IHSG secara tiba-tiba. Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengungkapkan koreksi dalam hari ini terjadi karena adanya aksi profit taking di saham-saham energi.

“Kami mencermati koreksi dari IHSG ini dibebani oleh emiten-emiten energi yang tadi sempat terkoreksi kurang lebih 2%, dimana kami perkirakan adanya kemungkinan aksi ambil untung setelah beberapa emiten energi menguat signifikan. Dan saat ini nampak IHSG kembali rebound meskipun masih berada di teritori negatif,” ungkap Herditya, dikutip Senin (12/1/2025).

Berdasarkan pantauan, sejumlah saham energi dan komoditas memang kompak anjlok pada pukul 14.20-14.35 WIB. Saham Merdeka Copper Gold Resources (EMAS), Antam (ANTM), Merdeka Copper Gold (MDKA), Chandra Daya Investasi (CDIA), Raharja Energi Cepu (RATU), Rukun Raharja (RAJA), Bumi Resources (BUMI), Barito Renewables Energy (BREN), Petrosea (PTRO) hingga Alamtri (ADRO).

Baca Juga :  Menyongsong Lahirnya Taman Nasional Meratus

Seluruh saham tersebut mulai jatuh pada 14.20 WIB. Padahal sebelumnya saham-saham tersebut masih bergerak di area konsolidasi dan bahkan beberapa sempat melesat pada sesi 1. Setelah itu pasar merespons dengan panik. Saham-saham lain pun berguguran dan menambah beban bagi IHSG.

Baca Juga :  Bertanding di Kandang Sendiri, Pesilat UNEJ Tunjukkan Mental Juara di Kejurnas IV

Senada dengan Herditya, Ekonom sekaligus Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengaitkan koreksi dalam ini dengan aksi ambil untung investor di saham energi. Akan tetapi selain itu juga berkaitan dengan dinamika geopolitik.

“Hemat saya berkaitan dengan dinamika geopolitik. Terus, terdapat aksi profit taking saham energi turut merupakan indikasi sebagai salah satu penyebab terkoreksinya IHSG,” kata Nafan.

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Tanah Bergerak Lebih Besar Warga Diungsikan, Gubernur Percepat Huntara dan Relokasi Yang Aman
LKBH PSHT Banten Audiensi dengan Ditintelkam Polda Banten, Perkuat Legalitas dan Sinergi Kamtibmas
Diklat P4GN dan Management Organisasi serta Aswaja bersama Garuda Perkasa Nasional 
GRIB Jaya Brebes Wujudkan Solidaritas, Beri Bantuan Kemanusiaan Pada Korban Bencana Alam Sridadi
PSHT Rayon Royal Rajeg Residence Gelar Munggahan Sambut Ramadhan 1447 H di Rajeg 
Percepat 11 Sekolah Rakyat di Jateng, Menteri Dody Tinjau Akses Proyek Brebes
Epson Bidik Pertumbuhan lewat Roadmap 2026
Dukung Kesejahteraan Warga, Kementrans Perkuat Pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:48 WIB

Antisipasi Dampak Tanah Bergerak Lebih Besar Warga Diungsikan, Gubernur Percepat Huntara dan Relokasi Yang Aman

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:39 WIB

LKBH PSHT Banten Audiensi dengan Ditintelkam Polda Banten, Perkuat Legalitas dan Sinergi Kamtibmas

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WIB

Diklat P4GN dan Management Organisasi serta Aswaja bersama Garuda Perkasa Nasional 

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:53 WIB

PSHT Rayon Royal Rajeg Residence Gelar Munggahan Sambut Ramadhan 1447 H di Rajeg 

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:25 WIB

Percepat 11 Sekolah Rakyat di Jateng, Menteri Dody Tinjau Akses Proyek Brebes

Berita Terbaru