Bertanding di Kandang Sendiri, Pesilat UNEJ Tunjukkan Mental Juara di Kejurnas IV

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, Dinamikanews.net – Bermain di hadapan publik sendiri tak membuat skuad UKM Pencak Organisasi Universitas Jember goyah. Justru sebaliknya, para pesilat kampus Tegalboto tampil penuh percaya diri dan berhasil mengukir prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional Pencak Organisasi IV/2025 di GOR PKSPO Jember.

Dalam kejuaraan tingkat nasional itu, UNEJ mengamankan satu medali emas, lima perak, sekaligus satu gelar bergengsi Pesilat Terbaik, hasil yang menegaskan kualitas pembinaan pencak silat di lingkungan kampus.

Medali emas diraih Ananda Bintang Ferdiansyah, mahasiswa Teknologi Industri Pertanian angkatan 2023. Turun di kelas B Dewasa Putra, Bintang tampil dominan hingga partai puncak dan akhirnya dinobatkan sebagai pesilat terbaik kejurnas.

Baca Juga :  HUT Tangsel ke-17: Panggung Rukun, Kreatif, dan Berbudaya bagi Pemuda Kota

“Finalnya sangat ketat. Lawan bermain agresif, jadi saya memilih lebih taktis dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik. Saya hanya mengikuti arahan pelatih dan berusaha tetap fokus,” ucap Bintang saat ditemui di kampus, Senin (12/1/2026)

Selain Bintang, lima atlet UNEJ lainnya juga naik podium setelah meraih perak di berbagai nomor, mulai dari kategori tanding hingga seni tunggal. Mereka adalah Andrian Ramadani (Kelas H Dewasa Putra), Nur Laely Adenata dan Feby Rizqika Valintina (Seni Tunggal Dewasa Putri), Bayu Algozi (Seni Tunggal Dewasa Putra), serta M. Fahril Dwi Firmansyah (Kelas E Dewasa Putra).

Baca Juga :  Delapan Wilayah Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami

Prestasi tersebut merupakan buah dari persiapan intensif yang digelar tim selama sekitar satu bulan sebelum kejurnas berlangsung pada 5–7 Desember 2025. Latihan fisik, teknik, strategi, hingga sparring rutin dijalani tiga kali sepekan dan ditingkatkan menjelang hari pertandingan.

Namun, perjuangan para atlet tidak hanya terjadi di arena. Sebagai mahasiswa, mereka juga harus berpacu dengan jadwal kuliah dan risiko cedera.

“Kuncinya manajemen waktu. Kuliah tetap prioritas, lalu sisa waktu kami pakai untuk latihan. Capek pasti, tapi dengan dukungan teman, pelatih, dan dosen, semua bisa dijalani,” ujar Bintang.

 

Berita Terkait

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel
Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026,Pecinta Burung Meriahkan Ajang perlombaan
Kecamatan Kelapa Dua Sukses Gelar KD PERTIWI Cup 1. Bukti Kolaborasi Antar Elemen Solid.
Stadion Mini Kelapa Dua Bergemuruh, Tournamen KD PERTIWI Cup 1 Resmi Dibuka Dengan Meriah.
Kebakaran Landa Gudang PVC Di Kawasan Pluit Jakut
M Febi Pirmansyah Kritisi Dugaan Pejabat Samsat Malingping Ganti Plat Merah Mobil Dinas Jadi Plat Biasa
Pertamina Pastikan Stok BBM Pertalite Tidak Langka

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:36 WIB

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel

Senin, 15 Juni 2026 - 08:30 WIB

Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026,Pecinta Burung Meriahkan Ajang perlombaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:50 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Sukses Gelar KD PERTIWI Cup 1. Bukti Kolaborasi Antar Elemen Solid.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:33 WIB

Stadion Mini Kelapa Dua Bergemuruh, Tournamen KD PERTIWI Cup 1 Resmi Dibuka Dengan Meriah.

Berita Terbaru

Berita

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senin, 15 Jun 2026 - 19:36 WIB