Memaknai Sholawat Nariyah 4444 dan Peran Pendidikan Pesantren di Kalibaru Banyuwangi 

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi DinamikaNews, Jumat 24 Oktober 2025 – Pengajian rutin tiga bulanan Sholawat Nariyah 4444 kembali digelar di Desa Kalibaru Kulon dan Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru. Acara ini menjadi momen spiritual yang dinantikan masyarakat karena mampu mempererat ukhuwah dan menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Lurah Kalibaru Kulon dan Lurah Kebonrejo menyampaikan rasa syukur atas kebiasaan masyarakat yang gemar menghidupkan majelis sholawat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sumber keberkahan dan ketenangan bagi seluruh warga Kalibaru.

Pesan KH. Muhammad Tamim Sofyan: Sholawat dan Pendidikan Pesantren

Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Tamim Sofyan mengajak jamaah untuk memahami makna mendalam dari sholawat. Menurut beliau, bersholawat bukan sekadar bacaan lisan, tetapi juga cermin kecintaan kepada Rasulullah SAW yang menumbuhkan kekuatan iman dan karakter.

Baca Juga :  Bupati Mitha, Resmikan Mushola Hidayatussalam di Sport Center

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya pendidikan pesantren sebagai pusat pembentukan akhlak dan ilmu. Pesantren, lanjut KH. Tamim, berperan menjaga moral generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan perubahan sosial.

Refleksi Spiritualitas dan Ilmu

Sholawat memiliki makna doa dan penghormatan kepada Nabi. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab: 56 agar umat Islam senantiasa bersholawat. Oleh karena itu, membaca sholawat menghadirkan rahmat, menghapus dosa, dan membuka jalan syafaat di akhirat.

Baca Juga :  Yonif 407/PK Melaksanakan Karya Bakti

Di sisi lain, pendidikan pesantren menumbuhkan keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat. Santri belajar disiplin, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pesantren melahirkan generasi yang kuat secara spiritual dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Pesan Penutup dan Harapan

KH. Tamim menutup ceramahnya dengan ajakan agar masyarakat terus menghidupkan majelis ilmu dan sholawat. Bahkan, beliau menegaskan bahwa sholawat menjadi energi spiritual yang mampu menyatukan umat dan membawa kedamaian bagi seluruh alam. // Wiji Hariyanto SISKOM-PN

 

Berita Terkait

Paramount Petals Sambut Baik Sinergi Dengan Program Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang 
Bupati Maesyal Dukung Pembentukan Satgas Anti Rentenir Hingga Dorong Akses Kemudahan Permodalan 
Asal Usul Pulau Nusakambangan: Legenda dan Sejarah yang Menyimpan Misteri
Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 
Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan
Bupati Imbau Warga Gunakan Masker Antispasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker
Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:15 WIB

Paramount Petals Sambut Baik Sinergi Dengan Program Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang 

Jumat, 11 September 2026 - 17:42 WIB

Bupati Maesyal Dukung Pembentukan Satgas Anti Rentenir Hingga Dorong Akses Kemudahan Permodalan 

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Asal Usul Pulau Nusakambangan: Legenda dan Sejarah yang Menyimpan Misteri

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan

Berita Terbaru

Berita

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Senin, 14 Sep 2026 - 18:10 WIB