Tekan Angka Stunting di Desa, Mendes: Demi Hasilkan Indonesia Cerah

Kamis, 9 Oktober 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

dinamikanews.net – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto terus berupaya menekan angka kasus stunting, salah satunya melalui kehadiran program pendampingan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kemendes PDT di desa-desa.

Pasalnya, penurunan angka stunting pada ibu hamil, bayi, maupun kepada anak usia dini di setiap sudut desa itu nantinya akan menjadi tolok ukur keberhasilan Indonesia menghasilkan generasi masa depan yang cerah dan membanggakan.

“Saya harap kader pembangunan manusia yang selama ini saya Haqqul Yaqin bekerjanya siang malam, sehingga melahirkan desa-desa yang peduli terhadap stunting. Di usia ke-80 tahun, stunting ini masih menjadi persoalan serius,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu saat memberi arahan, sekaligus membuka agenda Workshop Evaluasi Kinerja KPM dan Pnganugerahan Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Penurunan Stunting, di Hotel Yasmin Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025) malam.

Oleh karena itu, Menteri kelahiran Bengkulu Selatan ini mengajak agar para KPM ini dapat mengoptimalkan kegiatan penyuluhan rutin mengenai pentingnya ASI eksklusif, pola makan gizi seimbang, dan cara menyajikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang baik.

Baca Juga :  Tindaklanjuti WFH Hari Jumat, Pemprov Jateng Siapkan SE, Mengacu Edaran Mendagri

Sebab menurutnya, angka stunting yang tinggi dapat menurunkan produktivitas dan pendapatan sebuah keluarga, bahkan suatu daerah, dalam memperlebar kesenjangan ekonomi di wilayah tersebut.

“Dan rasanya tidak adil jika di Indonesia ini masih ada para ibu hamil atau anak-anak cucu kita yang hari ini belum sempat menikmati itu semua. Maka kita harus hadir dengan ketulusan jiwa dan kebesaran hati untuk memastikan bahwa keluarga, sanak saudara kita memiliki pertumbuhan dan gizi yang baik,” ungkap mantan Anggota DPR RI itu.

Di sisi lain, Mendes mengingatkan pentingnya menyiapkan kesehatan yang prima sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Ia mengkritik kebiasaan buruk masyarakat yag rela mengeluarkan biaya puluhan juta untuk sekadar melakukan prewedding, tapi tidak memikirkan hal yang lebih mendesak yakni prakonsepsi.

Baca Juga :  Bupati Brebes Serahkan SK Pensiun 37 ASN, Apresiasi Atas Kontribusi di Berbagai Bidang Pembangunan 

Oleh sebab itu, dalam penyelenggaraan percepatan penurunan stunting membutuhkan pendekatan intervensi yang komprehensif. Di antaranya mencakup aspek penyiapan pengetahuan kehidupan berkeluarga, perbaikan pola asuh, serta peningkatan akses air minum dan sanitasi.

“Kita sadar bahwa siapapun makhluk di muka bumi ini, tidak ada yang mau kekurangan gizi. Tapi mungkin karena mereka belum punya ilmu pengetahuan, kadang juga karena kebiasaan hidupnya yang belum bisa kita geser, atau karena pendampingan kita yang kurang maksimal,” bebernya.

“Oleh karena itu, ini adalah tanggung jawab kita. Ini merupakan gerakan moral, ini adalah gerakan luar biasa, karena menyangkut masa depan anak-anak kita, yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Dirjen PDP Kemendes PDT Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BSDM Kemendes PDT Agustomi Masik, serta Staff Khusus Menteri M. Afif Zamroni.

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 
DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta
Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi
Festival Bawang Merah, Momentum Strategis Untuk Mendorong Pertanian yang Modern
Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang, Bupati Maesyal Minta Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Jaga Kesehatan di Tengah Abu Vulkanik, Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker
Presiden Prabowo: Setiap Bencana Harus Menjadi Pelajaran untuk Memperkuat Kesiapsiagaan!
Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Rabu, 9 September 2026 - 20:52 WIB

DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta

Rabu, 9 September 2026 - 18:23 WIB

Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 13:46 WIB

Festival Bawang Merah, Momentum Strategis Untuk Mendorong Pertanian yang Modern

Selasa, 8 September 2026 - 18:05 WIB

Jaga Kesehatan di Tengah Abu Vulkanik, Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker

Berita Terbaru