Tanggap Darurat Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT

Rabu, 6 November 2024 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan upaya penanganan tanggap darurat pascabencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi pada Minggu dini hari (3/11/2024) lalu. Salah satu bantuan tanggap darurat yang disalurkan berupa layanan air bersih dan sanitasi ke lokasi-lokasi pengungsian korban bencana.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT Teuku Davis F. Hamid menyampaikan bahwa wilayah yang terdampak sebanyak 3 kecamatan dengan total sebanyak 14 desa di Flores Timur. Jumlah warga yang terdampak kurang lebih sebanyak 2.734 KK atau 10.295 jiwa.

Baca Juga :  Tinjau Jaringan Irigasi Komering di Sumsel, Menteri PU: Mendukung Untuk Peningkatan Produksi Pangan Nasional

“Kerusakan infrastruktur, rumah warga, dan fasilitas umum belum bisa terdata karena masih terjadi erupsi hingga saat ini. Untuk saat ini kita akan fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi warga yang terdampak,” kata Davis.

Davis mengatakan BPPW NTT telah mengirimkan tim tanggap darurat bencana dari Kupang menuju Larantuka untuk melakukan pemantauan langsung di lokasi bencana serta penyediaan layanan air bersih dan sanitasi di daerah-daerah terdampak.

“Kita telah memobilisasikan sebanyak 7 orang tim tanggap darurat beserta sejumlah armada bantuan yaitu 1 unit mobil tanki air, 1 unit mobil dump truck, 3 unit hidran umum, dan 2 unit toilet portable,” katanya.

Baca Juga :  Kemendes dan Kemensos Setuju untuk Pelaksanaan Kesejahteraan Sosial di Desa

Selain itu, Kementerian PU juga telah membuka akses ruas jalan Waerunu-Larantuka yang sebelumnya tertutup debu lumpur vulkanik dan pohon tumbang sehingga mengganggu arus lalu lintas. Saat ini arus lalu lintas sudah berfungsi namun pengguna jalan tetap harus berhati-hati karena kondisi jalan licin pasca hujan dan di beberapa titik terdapat lubang akibat muntahan batu yang mengenai badan jalan. (*)

Berita Terkait

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina
Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total
Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol
Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik
Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk
Jateng Skala Tertinggi Penyaluran Kredit Perumahan Nasional, Tembus Rp 2,3 Triliun di Awal 2026
Sterilisasi Dua Gereja di Tangerang Jelang Kamis Putih, Kapolrestro Tangerang Kota: Pastikan Ibadah Aman
Pemerintah putuskan pemberian MBG hanya selama hari sekolah

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 21:08 WIB

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina

Jumat, 3 April 2026 - 20:57 WIB

Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total

Jumat, 3 April 2026 - 18:55 WIB

Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol

Jumat, 3 April 2026 - 18:42 WIB

Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Jumat, 3 April 2026 - 13:47 WIB

Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk

Berita Terbaru

Berita

Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:42 WIB