Haidar Alwi Ungkap Sejumlah Alasan Perpanjangan Usia Pensiun TNI dan Polri Layak Didukung

Jumat, 31 Mei 2024 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haidar Alwi

Haidar Alwi

LensaBumi.com – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, perpanjangan usia pensiun TNI dan Polri yang saat ini sedang berproses di DPR layak mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia.

Selain sebagai wujud optimalisasi aset negara dan untuk menyamakan dengan ASN, perpanjangan usia pensiun TNI dan Polri juga sejalan dengan peningkatan angka harapan hidup penduduk Indonesia.

Berdasarkan data BPS, angka harapan hidup penduduk Indonesia pada tahun 2023 adalah 73,93 tahun, lebih tinggi dari angka harapan hidup penduduk dunia yang hanya 73,4 tahun.

“Peningkatan angka harapan hidup digunakan di banyak negara sebagai dasar untuk memperpanjang usia pensiun,” kata R Haidar Alwi, Kamis (30/5/2024) malam.

Merujuk data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2020 yang dikutip dari World Economic Forum, lanjut R Haidar Alwi, usia pensiun di dunia rata-rata adalah 63 tahun. Sedangkan usia pensiun di Indonesia saat ini berkisar antara 58 sampai 60 tahun.

“Setidaknya ada 39 negara di dunia yang usia pensiunnya lebih panjang dari Indonesia, yaitu di atas 60 tahun. Tidak hanya negara maju, tapi juga negara berkembang,” jelas R Haidar Alwi.

Baca Juga :  Demo Pengemudi di Semarang: Seruan Perbaikan Sistem Transportasi dan Kesejahteraan Direspons Cepat oleh Pemerintah

Padahal, kata R Haidar Alwi, Indonesia merupakan negara dengan usia pensiun efektif paling tinggi di dunia, yaitu 69 tahun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari rata-rata usia pensiun efektif global yang hanya 62 tahun. Usia pensiun efektif mengacu pada rata-rata usia keluar dari angkatan kerja bagi yang berusia 40 tahun atau lebih.

“Artinya apa? Artinya orang Indonesia jauh lebih produktif dari penduduk negara lain meskipun sudah berusia di atas 60 tahun. Itu data, fakta yang diakui dunia. Bukan katanya-katanya atau asumsi tak berdasar,” tegas R Haidar Alwi.

Oleh karena itu, menurut R Haidar Alwi, adalah sangat berdasar bila usia pensiun TNI dan Polri diperpanjang menjadi 60 tahun atau 62 tahun bagi yang memiliki keahlian khusus atau maksimal 65 tahun bagi pejabat fungsional.

“Dasarnya jelas. Tidak perlu dipermasalahkan karena akan menguntungkan negara. Justru kalau usia pensiunnya diperpendek malah merugikan negara,” pungkas R Haidar Alwi.

Berikut daftar usia pensiun negara-negara di dunia yang dirilis OECD Tahun 2020:

1. Islandia: 67 tahun
2. Israel: 67 tahun
3. Norwegia: 67 tahun
4. Denmark: 66 tahun
5. Jerman: 66 tahun
6. Irlandia: 66 tahun
7. Belanda: 66 tahun
8. Britania Raya: 66 tahun
9. Amerika Serikat: 66 tahun
10. Argentina: 65 tahun
11. Austria: 65 tahun
12. Belgia: 65 tahun
13. Kanada: 65 tahun
14. Chili: 65 tahun
15. Finlandia: 65 tahun
16. Perancis: 65 tahun
17. Hungaria: 65 tahun
18. Jepang: 65 tahun
19. Meksiko: 65 tahun
20. Selandia Baru: 65 tahun
21. Polandia: 65 tahun
22. Portugal: 65 tahun
23. Spanyol: 65 tahun
24. Swedia: 65 tahun
25. Swiss: 65 tahun
26. Ceko: 64 tahun
27. Estonia: 64 tahun
28. EU Average: 64 tahun
29. Latvia: 64 tahun
30. Lithuania: 64 tahun
31. Slovakia: 63 tahun
32. Brazil: 62 tahun
33. Kolombia: 62 tahun
34. Kosta Rika: 62 tahun
35. Yunani: 62 tahun
36. Italia: 62 tahun
37. Luxemburg: 62 tahun
38. Slovenia: 62 tahun
39. Korea Selatan: 62 tahun
40. Cina: 60 tahun
41. Rusia: 60 tahun
42. Afrika Selatan: 60 tahun
43. India: 58 tahun
44. Indonesia: 57 tahun
45. Turki: 52 tahun
46. Arab Saudi: 47 tahun

Baca Juga :  Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas! PBVSI Kaget, Lini Serang Merah Putih Goyang

Berita Terkait

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah, Jadi 100 Orang
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Mensesneg Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla
Desa Randusanga Kulon, Permata Pesisir Brebes, Sentra Rumput Laut Terbesar Jawa Tengah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:45 WIB

BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah, Jadi 100 Orang

Berita Terbaru

Nasional

Perkuat Dukungan DPD RI, Setjen Benahi Kelembagaan

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:05 WIB