BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalsel, Dinamikanews.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi gelombang tinggi air laut hingga 2,5 meter yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran di perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) berlaku mulai Selasa (16/6).

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin Putri Cahyaningsih, di Banjarbaru, Senin, mengatakan kondisi tersebut terjadi di tengah cuaca umum perairan Kalimantan Selatan yang masih didominasi berawan hingga hujan ringan dengan pola angin barat daya.

“Di perairan Kotabaru, gelombang laut diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang hingga tinggi, meskipun kondisi cuaca tetap didominasi hujan ringan pada pagi, siang, dan dini hari serta berawan pada malam hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Modern Pentathlon Jadi Pilar Baru Indonesia Menuju Olimpiade 2044

Sementara itu, di perairan Banjarmasin, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu, tinggi gelombang relatif rendah berkisar 0,5 hingga 1,25 meter dengan cuaca umumnya hujan ringan pada pagi, siang, dan dini hari serta berawan pada malam hari.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal tongkang, dan operator kapal feri untuk meningkatkan kewaspadaan khususnya saat melintasi perairan Kotabaru karena potensi gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan aktivitas pelayaran.

Secara umum, kata Putri, suhu udara di perairan Kalimantan Selatan berkisar 25 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 75 hingga 91 persen, serta angin bertiup dominan dari barat daya dengan kecepatan 10 hingga 13 knot.

Untuk wilayah daratan Kalimantan Selatan, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga hari ke depan. Pada 15 Juni 2026, potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Banjarmasin, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Tanah Bumbu pada siang hingga sore hari.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang berikan bantuan 100 ribu bibit ikan lele

Pada 16 Juni 2026, kondisi cuaca daratan diprakirakan relatif stabil tanpa peringatan dini. Namun pada 17 Juni 2026, hujan sedang disertai kilat dan angin kencang kembali berpotensi terjadi di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tapin, serta wilayah Hulu Sungai.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi dampak hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin akibat hujan dan angin kencang.

 

Berita Terkait

Anggota DPRD Fraksi Demokrat M. Yaya Amsori : Apresiasi Kinerja Bupati Tangerang Dalam Program Gebrak Pak Kumis
DKI Jakarta Alami Kerugian Miliaran Rupiah Imbas JPO Tendean Ditabrak Truk
Kunjungi Kejagung, Polri Serahkan Administrasi Penyidikan Korupsi
Bansos PKH Dan BPNT Untuk Triwulan Ketiga Cair Pada 20 Juli 2026
Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare
Prabowo Optimistis Kebangkitan Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi RI
Gotong -Royong Warga Kp. Cijengir, Bersihkan Drainase secara Swadaya
Kemensos Dampingi Anak yYatim Piatu Yang Kecanduan Menghirup BBM

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:43 WIB

Anggota DPRD Fraksi Demokrat M. Yaya Amsori : Apresiasi Kinerja Bupati Tangerang Dalam Program Gebrak Pak Kumis

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:40 WIB

DKI Jakarta Alami Kerugian Miliaran Rupiah Imbas JPO Tendean Ditabrak Truk

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:13 WIB

Kunjungi Kejagung, Polri Serahkan Administrasi Penyidikan Korupsi

Senin, 13 Juli 2026 - 19:14 WIB

Bansos PKH Dan BPNT Untuk Triwulan Ketiga Cair Pada 20 Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 14:25 WIB

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare

Berita Terbaru