Pembangunan RKB SDN Kelapa Dua IV Kabupaten Tangerang Disorot: Keselamatan dan Kualitas Jadi Pertanyaan

Selasa, 17 Juni 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net– Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Kelapa Dua IV, Kabupaten Tangerang, yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang senilai Rp 1.120.969.000,00 tengah menjadi sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Bantala Maruga Baswara dengan target 90 hari kerja ini, menimbulkan pertanyaan terkait standar keselamatan kerja (K3) dan kualitas pengerjaan.

Indikasi Pelanggaran K3 dan Kualitas Bangunan Meragukan

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa kejanggalan. Penerapan K3 dalam proyek ini diduga tidak optimal, terlihat dari minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh para pekerja. Selain itu, kualitas pembangunan RKB SDN Kelapa Dua IV juga dipertanyakan. Salah satu indikasi mencolok adalah kondisi spandex di bawah cor-coran atap kelas yang terlihat hampir jebol, menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan struktur bangunan.

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Diterima Bupati Nunukan

Penanggung Jawab Lapangan Sulit Ditemui

Upaya konfirmasi mengenai temuan ini menemui kendala. Penanggung jawab lapangan dari CV Bantala Maruga Baswara tidak berada di lokasi saat akan dimintai keterangan. Hal ini mempersulit klarifikasi mengenai dugaan pelanggaran K3 dan standar kualitas proyek.

Baca Juga :  Kronologi Kebakaran Asrama Polri Di Serpong

Penjelasan Pekerja Terkait Kerusakan Atap

Salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya memberikan penjelasan terkait kondisi atap. Menurutnya, kerusakan pada atap bukan disebabkan oleh ketidaksesuaian bahan, melainkan karena injakan saat proses pengecoran.

Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan dan mengambil tindakan untuk memastikan proyek pembangunan RKB SDN Kelapa Dua IV berjalan sesuai standar, baik dari segi keselamatan maupun kualitas bangunan, demi kepentingan pendidikan dan keselamatan siswa di masa depan.

Berita Terkait

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna
Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih
Sekda Soma: Tanggung Jawab Menjaga Kualitas Hidup Para Lansia Merupakan Tugas Kolektif
Project Humanity UMN Hadirkan Edukasi Mitigasi Bencana di Banten Selatan
KEGIATAN BAKTI SOSIAL POLRESTA TANGERANG, KODIM 0510/TIGARAKSA, DAN OJOL FORBETA TANGERANG DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80
Prediksi Musim Di RI Memiliki Tingkat kompleksitas Tinggi
Jurnalis Tangerang Deklarasikan Environmental Journalist Network, Tanam 10 Ribu Mangrove di Mauk
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:24 WIB

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:42 WIB

Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:34 WIB

Sekda Soma: Tanggung Jawab Menjaga Kualitas Hidup Para Lansia Merupakan Tugas Kolektif

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:58 WIB

KEGIATAN BAKTI SOSIAL POLRESTA TANGERANG, KODIM 0510/TIGARAKSA, DAN OJOL FORBETA TANGERANG DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:03 WIB

Prediksi Musim Di RI Memiliki Tingkat kompleksitas Tinggi

Berita Terbaru

Berita

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:24 WIB