Azhari Cage Mengharapkan Polda Aceh Usut Kasus TPPO Aceh Ke Malaysia

Jumat, 27 Desember 2024 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, dinamikanews.net – Azhari Anggota DPD – RI Cage, S.I.P. mengutuk dan mengecam segala bentuk Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Aceh ke Malaysia, menurut Azhari Cage hal tersebut merupakan perbuatan yang biadab.

“TPPO itu biadab, mereka yang memperjual belikan anak-anak perempuan Aceh ke Malaysia untuk dijadikan pelacur itu sangat biadab dan tidak bermoral, seharusnya sesama masyarakat Aceh menjaga itu menjaga bukan malah menjual ke negeri orang, ini sungguh perbuatan biadab yang tidak bisa kita tolerir,” Ujar Azhari Cage, Rabu (25/12/2024).

Baca Juga :  Kementerian PU Memberikan Dorongan Untuk Rantai Pasok Jasa Konstruksi yang Agile dan Adaptif

Dengan adanya kejadian tersebut Azhari Cage meminta kepada Polda Aceh dan Polri untuk mengusut tuntas kasus TPPO tersebut sampai ke akar-akarnya dan memberikan hukuman berat kepada pelaku.

“Dimana moral mereka yang tega sesama orang Aceh menjual anak Aceh untuk dijadikan pelacur ke Malaysia, ini terkutuk dan biadab,” Tegas Azhari Cage

Selain itu, Azhari juga meminta kepada pemerintah Aceh yang baru dan Presiden Prabowo untuk memperhatikan dan membuka lapangan kerja di Aceh agar masyarakat Aceh dapat bekerja dan hasil Aceh dapat dinikmati oleh masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Senator Baru Sumut Apresiasi Kepemimpinan LaNyalla di DPD RI

“Tugas utama dari pemerintahan Aceh yang baru adalah membuka lapangan kerja agar pengangguran teratasi dan masyarakat Aceh lebih sejahtera,” Ucap Azhari Cage Senator DPD-RI asal Aceh

Anggota DPD-RI tersebut juga meminta kepada perusahaan-perusahaan BUMN dan perusahaan Swasta yang ada di Aceh agra mengutamakan tenaga kerja lokal.

“Saya minta perusahaan-perusahaan BUMN dan perusahaan swasta yang beroperasi di Aceh lebih mengutamakan tenaga kerja Aceh atau lokal, jangan sampai hasil Aceh di keruk, masyarakat nya kelaparan,” kata Azhari(*)

Berita Terkait

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul
Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik
Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua
Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Hadiri Tasyakuran HUT Ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa, Wabup: Momentum Untuk Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi
Sosok Petani Ulet Desa Pagejugan Warudin dan Jaronah, Menuai Hasil dari Tanah Yang Subur
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:27 WIB

Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:59 WIB

Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:41 WIB

Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa

Berita Terbaru