Pemerintah dan Pengusaha Memecah Konsentrasi Buruh Dalam Perayaan May Day

Rabu, 1 Mei 2024 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Lensabumi.com – Tepat pada tanggal 1 Mei 2024 buruh seluruh dunia merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day.

May Day menjadi momentum penting untuk memperingati perjuangan pekerja di seluruh dunia. Hari bersejarah ini biasanya dirayakan dengan cara melakukan aksi solidaritas seperti, mengangkat isu-isu kesejahteraan, hak-hak pekerja, dan perjuangan untuk keadilan di tempat kerja.

Namun sebagian buruh di Banten dikungkung oleh penguasa dengan cara membagi kosentrasi MayDay dengan mengadakan mancing bersama buruh.

Kegiatan memancing yang adakan oleh pemerintah kabupaten Tangerang

Rustam Effendi selaku Ketua DPC KSPSI Kabupaten Tangerang menyayangkan sikap pemerintah dan pengusaha yang memecah konsentrasi buruh dengan mengadakan mancing bersama dipusat pemerintahan kabupaten Tangerang.

Rustam meminta kepada inspektorat dan kejaksaan untuk bisa memeriksa sumber anggaran yang digelontorkan guna menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  BRI BO BSD Gelar Senam Bersama Bea Cukai Banten untuk Perkuat Sinergi dan Kebugaran

Di era reformasi masih ada upaya politik memecahkan perpecahan yang dilakukan oleh penguasa dan pengusaha terhadap buruh, hal ini tidak disadari oleh kaum buruh bahwa May Day adalah hari ulang tahun buruh yang jadi aneh hari ulang tahun kita kenapa orang lain yang sibuk bahkan sampai teringat peristiwa tersebut .

Baca Juga :  Prabowo Pastikan Pembelian 50 Boeing Perkuat Garuda, Hasil Negosiasi Sukses dengan AS dan Eropa

Acara-acara yang dibuat untuk memecah aksi buruh kejakarta pada Mei tahun ini ada dugaan dana yang di gunakan dana siluman yang perlu diijinkan dari mana dana sebesar itu.

Salah satu cara yang tepat untuk hari buruh adalah bagaimana buruh bisa bersatu memperjuangkan hak-hak kaum buruh itu sendiri hal ini penting mewakili tuntutan kaum buruh di masa transisi pemerintahan saat ini.

Berita Terkait

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah, Jadi 100 Orang
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Mensesneg Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla
Desa Randusanga Kulon, Permata Pesisir Brebes, Sentra Rumput Laut Terbesar Jawa Tengah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:45 WIB

BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah, Jadi 100 Orang

Berita Terbaru

Nasional

Perkuat Dukungan DPD RI, Setjen Benahi Kelembagaan

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:05 WIB