Mengenal Sosok Rini Widyantini, dari Birokrat Hingga Memimpin Reformasi Birokrasi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Dinamikanews.net – Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Rini Widyantini sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Sepanjang sejarah, Rini adalah perempuan pertama yang dipercaya memimpin reformasi birokrasi.

Nama Rini diumumkan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Minggu (20/10) malam. Presiden Prabowo akan melantik Rini di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10). Sebelum ditunjuk sebagai Menteri PANRB pengganti Abdullah Azwar Anas, Rini bertugas sebagai Sekretaris Kementerian PANRB sejak tahun 2022.

Wanita kelahiran Bandung, 29 Mei 1965 ini mengawali kariernya menjadi aparatur sipil negara (ASN) sejak tahun 1990. Ia menjabat sebagai Analis Kebijakan pada tahun 1997, pada instansi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

Baca Juga :  Kementerian PU Targetkan Pembangunan 4 Stadion Sepak Bola Selesai Awal 2025

Pada 2008, Rini menjabat sebagai Asisten Deputi Kelembagaan Perekonomian di KemenPANRB, kemudian di tahun 2009 sebagai Asisten Deputi Kelembagaan Perekonomian I. Kariernya di Kementerian PANRB terbilang cemerlang. Pada tahun 2011, Rini dipercaya menjadi Staf Ahli Menteri PANRB Bidang Hukum.

Satu tahun kemudian, Rini dipercaya sebagai Deputi Bidang Kelembagaan. Kemudian tahun 2013 sampai dengan 2021, Rini mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana di Kementerian PANRB.

Rini mengenyam pendidikan dasar hingga tinggi di kota kelahirannya, Bandung. Alumni SMA Santa Angela ini melanjutkan studi sarjana hukum Universitas Padjadjaran. Selanjutnya, Rini meraih gelar Master of Public Management pada The Flinders University of South Australia.

Baca Juga :  Logo HUT RI 80 Resmi Format JPG, PNG & PDF. Berikut Linknya

Karier yang ia mulai dari internal Kementerian PANRB tentu membuat Rini memiliki kemampuan dan pengalaman mumpuni dalam membenahi birokrasi. Berbagai dinamika dan tantangan sudah dilakoninya.

Tugas besar sebagai Menteri PANRB sudah menunggu. Reformasi tata kelola pemerintahan yang di dalamnya terkait dengan keberlanjutan digitalisasi pemerintahan dan pelayanan publik, penguatan kelembagaan dan sinergi antar lembaga birokrasi melalui proses bisnis yang terintegrasi, peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan ASN hingga menciptakan budaya kerja ASN yang lebih melayani.

Rini, yang memulai kariernya sebagai seorang birokrat, hingga akhirnya dipercaya sebagai orang nomor satu di Kementerian PANRB. (*)

Berita Terkait

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kelapa Dua adakan santunan anak yatim dan buka bersama
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 Ketua LBH Harimau Raya Dimas Wahyu, S.H, Pid : Momentum yang Tepat Berbagi dengan Sesama
Keluarga Besar Pupus & Suci Gelar Buka Puasa Bersama di Hotel Yasmin Binong
Lembaga Satu Bumi Satu Negeri (LSBSN) Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Bersama
Dilepas Gubernur Banten, 1.750 Pemudik IKG Pulang Kampung
Kekhawatiran Gubernur Terjadi dan Prihatin, 3 Kepala Daerah di Provinsi Jawa Tengah Terkena OTT KPK Kasus Korupsi 
BoGeR Community dan Gebang Umbreg bagikan Takjil dan sntunan anak yatim
Kesejahteraan Karyawan Jadi Taruhan, Bupati Amalia Minta BKK Mandiraja Dikelola Layaknya Rumah Sendiri
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 08:07 WIB

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kelapa Dua adakan santunan anak yatim dan buka bersama

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026 Ketua LBH Harimau Raya Dimas Wahyu, S.H, Pid : Momentum yang Tepat Berbagi dengan Sesama

Senin, 16 Maret 2026 - 02:36 WIB

Keluarga Besar Pupus & Suci Gelar Buka Puasa Bersama di Hotel Yasmin Binong

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:46 WIB

Lembaga Satu Bumi Satu Negeri (LSBSN) Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Bersama

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:33 WIB

Dilepas Gubernur Banten, 1.750 Pemudik IKG Pulang Kampung

Berita Terbaru

Berita

Dilepas Gubernur Banten, 1.750 Pemudik IKG Pulang Kampung

Minggu, 15 Mar 2026 - 08:33 WIB