Panggil Surya Paloh, Ahmad Syaikhu Hingga Megawati ke MK, Biar Sidang Jadi Hiburan Politik!

Minggu, 7 April 2024 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), Kanjeng Pangeran Norman, menganggap sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi sebagai bagian dari humor politik.

Untuk itu, Norman menyarankan agar pengacara kubu 02 meminta Mahkamah Konstitusi juga menghadirkan para ketua umum partai, di antaranya Surya Paloh dari NasDem, Ahmad Syaikhu dari PKS, dan Megawati Soekarnoputri dari PDIP, untuk turut dipanggil sebagai saksi untuk menambah keseruan.

“Apa salahnya pengacara 02 meminta hakim MK minta Surya Paloh, Ahmad Syaikhu PKS dan Megawati juga hadir biar kita yang nonton juga enak karenq ini kan hiburan politik,” kata Norman dalam Podcast JCCNetwork, Kamis (4/4/2024).

Baca Juga :  Kunjungan DPC GANN Tangerang Selatan Ke Kantor BNN Kota Tangerang Selatan: Fasilitas Lengkap dan "Korban" Pengguna kami tampung tanpa biaya sepeserpun

Norman menekankan bahwa humor politik semakin terasa dengan permintaan pemanggilan Kapolri hingga Presiden sebagai saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Meskipun demikian, permintaan tim hukum kubu 01 dan 03 kepada empat menteri kabinet Jokowi untuk menjadi saksi juga akan mengejutkan publik, karena tidak terkait dengan Pilpres 2024, khususnya terkait dengan isu sembako.

“Orang Kapolri maupun menteri mau hadir kok, ini tandanya enggak ada masalah. Jokowi sudah perintahkan hadi, biar jadi melek mata-mata orang itu. Jadi Menteri bisa bicara kemana aja bansos dan ada enggak kaitan dengan tuduhan mau pilpres,” tandasnya.

Baca Juga :  PLN Siap Wujudkan Akses Listrik Berkeadilan hingga Pelosok Negeri

Diketahui, ada empat menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dipanggil sudah memastikan bakal hadir memenuhi panggilan MK untuk menjadi saksi sidang sengketa Pilpres 2024.

Keempat menteri yang dimaksud yakni Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Mereka akan dimintai keterangan soal isu politisasi bantuan sosial selama tahapan Pemilu dan Pilpres 2024. Bansos menjadi isu yang paling disorot oleh kubu paslon 1 dan 3 dalam sidang.(.)

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat
Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker, Harapankan Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers
Jateng Usulkan Pemekaran Kabupaten Brebes, Layanan Publik Jadi Alasan Utama
PKK Kabupaten Tangerang Gelar Binwil di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.
Wabub Intan Apresiasi Pengembangan Inovasi Olahan Menu Berbahan Baku Ikan Punya Nilai Tambah
Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel
Kantor MUI Kabupaten Tangerang Dipenuhi Karangan Bunga Ucapan Milad ke-51
Baznas Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar Untuk Pendidikan Anak Palestina

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:37 WIB

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker, Harapankan Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

PKK Kabupaten Tangerang Gelar Binwil di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:59 WIB

Wabub Intan Apresiasi Pengembangan Inovasi Olahan Menu Berbahan Baku Ikan Punya Nilai Tambah

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:46 WIB

Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:37 WIB