Ketua DPC LSBSN Angkat Bicara: Ombudsman, Menpan RB, Mendagri dan BKD Harus Evaluasi dan Sikap Tegas Atas Buruknya Pelayanan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang – Lensabumi.com Ketua DPC LSBSN (Lembaga Satu Bumi Satu Negeri) Ilham Chandra Prima menyoroti dengan tajam dan meminta secara tegas lakukan evaluasi atas kinerja para pimpinan dan pegawai yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang karena merasa kecewa atas pelayanan buruk yang dirasakan.

“Penilaian yang dinilai buruk yakni mengenai surat Permohonan Audiensi dan Klarifikasi yang telah dilayangkan hampir satu bulan namun belum ada disposisi yang jelas dan pasti. Padahal surat kami sudah hampir sebulan yang lalu masuk ke sub bagian umum Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, tetapi sampai saat ini belum ada jawaban kepada lembaga kami, baik melalui telepon ataupun surat balasan ke alamat kantor DPD LSBSN, inilah yang membuat kami menjadi kecewa.” Ucap Ilham Chandra Prima.

Baca Juga :  Proyek SLB Negeri Brebes Selesai Dibangun Sesuai Bestek, Kontraktor Lokal Brebes Buktikan Komitmennya

Sesuai prosedur yang berlaku setiap berkunjung diharuskan untuk mengisi buku tamu dan juga menyampaikan keperluan kunjungan tersebut.

“Pada tanggal 12 Juni 2024 saya datang ke kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan mengikuti prosedur yang berlaku untuk menyerahkan surat dengan Nomor: 086/KL/DPD-LSBSN/VI/2024, kepada Bagian Umum Dinas Pendidikan dan pegawai bagian umum mengatakan apabila surat sudah ada disposisi silahkan bapak naik ke lantai 2 bidang SMP. Pada hari rabu tanggal 10 Juli 2024 saya datang ke kantor kembali namun belum dapat bertemu dan belum ada kepastian kapan dijadwalkan atas disposisi surat kami.” Ucap Chandra.

Baca Juga :  Ketum GNPK-RI Tanggapi Gugatan Perdata Pengelola Parkir terhadap RSUD Kardinah

Dinas Pendidikan adalah bagian penting dalam bidang pendidikan dan sudah seharusnya dapat bersikap amanah berperan secara profesional, lurus, baik, tegas dan aktif. Seyogyanya dalam menjalankan tugas, harus dilaksanakan dengan baik, profesional, sesuai aturan dan tepat waktu.

“Untuk menyikapi hal tersebut, kami akan bersurat langsung kepada OMBUDSMAN, MENPAN RB, MENDAGRI, dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) untuk meminta segera dilakukan evaluasi secara tegas atas buruknya Pelayanan dari Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang dirasakan baik oleh rekan awak media, para aktivis dan LSM, khususnya LSBSN.” tutup Chandra.

Berita Terkait

Para Dokter Spesialis Mata Tidak Hanya Berfokus Pada Pengobatan, Tetapi Juga Beri Edukasi Dini Kepada Pasien 
Menjelang Mudik Lebaran, Stok Pangan Jateng Surplus hingga Akhir Maret 2026
Wujud Kepedulian Pemerintah Untuk Menstabilkan Harga Sembako, Gelar Pasar Murah Menjelang Lebaran
Pernyataan Keliru Bupati Pekalongan Saat di OTT KPK Sedang Bersamanya, Gubernur Jateng Angkat Bicara!
Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Harimau Raya Gelar Berbagi Takjil Di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M
Bukan Hanya Bupati Yang Terseret OTT KPK, Sederet Pejabat Lain Ikut Terlibat di Dalamnya 
Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan
Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:57 WIB

Para Dokter Spesialis Mata Tidak Hanya Berfokus Pada Pengobatan, Tetapi Juga Beri Edukasi Dini Kepada Pasien 

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:45 WIB

Menjelang Mudik Lebaran, Stok Pangan Jateng Surplus hingga Akhir Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:11 WIB

Wujud Kepedulian Pemerintah Untuk Menstabilkan Harga Sembako, Gelar Pasar Murah Menjelang Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:21 WIB

Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Harimau Raya Gelar Berbagi Takjil Di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:03 WIB

Bukan Hanya Bupati Yang Terseret OTT KPK, Sederet Pejabat Lain Ikut Terlibat di Dalamnya 

Berita Terbaru