Workshop BPKP Dengan Perangkat Desa Dinodai Pengusiran Terhadap Wartawan 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tangerang, Dinamikanews.net – Agenda workshop yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tercoreng oleh tindakan pengusiran terhadap wartawan, sehingga mencederai upaya keterbukaan informasi publik.

Kejadian ini dialami oleh tim Dinamikanews.net saat melakukan peliputan kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang. Kamis, 22 Oktober 2026

“Tindakan pengusiran dilakukan oleh salah satu pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten,” ungkap salah satu anggota Tim Dinamikanew.net

Menurut tim Dinamikanews.net yang meliput, tindakan pengusiran itu tidak hanya dilakukan dengan ucapan verbal namun dilakukan dengan kontak fisik yaitu dorongan, sembari memanggil satpam yang menjaga.

Baca Juga :  Saeful Rahayu Terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa

Insiden ini menjadi catatan kelam mengingat kegiatan tersebut melibatkan para kepala desa dan perangkat desa untuk membahas monitoring serta pengawasan pengelolaan keuangan desa yang seharusnya berlangsung dengan menjunjung tinggi asas transparansi dan akuntabilitas publik.

Padahal, wartawan memiliki hak dan perlindungan hukum untuk meliput serta mengakses informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pihak mana pun yang dengan sengaja menghambat kerja jurnalistik dapat dikenai sanksi pidana.

Ari, Pelaku pengusiran terhadap wartawan yang juga sebagai staf pegawai BPKP provinsi Banten. Dia beralasan lakukan pengusiran terhadap wartawan karena kegiatan tersebut sedang berlangsung dan dalam pembahasan. ‘Namun pembahasan yang menjadi dasar ketakutan dan pengusiran belum jelas,?

Baca Juga :  Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Menteri PANRB Uraikan Skenario Pemenuhan Guru dan Tenaga Kependidikan

Namun demikian, prinsip transparansi dan akuntabilitas merupakan hal mendasar dalam pengelolaan keuangan desa. Pengelolaan tersebut harus dilakukan secara transparan, akuntabel, partisipatif, serta tertib dan disiplin anggaran. Workshop BPKP justru bertujuan meningkatkan akuntabilitas tersebut, sehingga semestinya tidak ada alasan untuk menutup-nutupi kegiatan dari pengawasan publik maupun media.

Sampai berita ini diturunkan, pelarangan liputan terhadap wartawan tersebut, belum ada tanggapan dari kepala BPKP provinsi Banten. Namun tim dinamikanews.net akan mengkonfirmasi nya.

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha
Warga Brebes Ikuti Uji Coba Becak Listrik Program Bantuan Presiden Prabowo
267.380 Batang Rokok Ilegal Ditindak di Brebes, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan
Operasi Pasar Murah Brebes Hari Ini, Beras dan Minyak Goreng Dijual Mulai Rp18 Ribu
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
Hari Santri 2026: Bupati Tangerang Guyur Beasiswa Kuliah Gratis bagi Guru Madrasah
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak 5 Tahun di Dukuhwaru Tegal, Warga Sempat Kepung Rumah Perangkat Desa
Duka di Brebes! Warga Pamulihan Meninggal Dunia Tertemper Kereta Api di Larangan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Warga Brebes Ikuti Uji Coba Becak Listrik Program Bantuan Presiden Prabowo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:45 WIB

267.380 Batang Rokok Ilegal Ditindak di Brebes, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Operasi Pasar Murah Brebes Hari Ini, Beras dan Minyak Goreng Dijual Mulai Rp18 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Workshop BPKP Dengan Perangkat Desa Dinodai Pengusiran Terhadap Wartawan 

Berita Terbaru