Sejarah Jakarta: Dari Pelabuhan Sunda Kelapa Hingga Menjadi Ibu Kota Negara

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Perjalanan Jakarta menjadi ibukota Indonesia merupakan rangkaian sejarah panjang yang berawal dari sebuah pelabuhan kecil, berkembang menjadi pusat kekuasaan, hingga akhirnya ditetapkan sebagai pusat pemerintahan negara. Berikut kisah lengkapnya:

*Awal Mula: Pelabuhan Sunda Kelapa

Pada abad ke-14 hingga ke-16, wilayah yang kini dikenal sebagai Jakarta merupakan pelabuhan bernama Sunda Kelapa, yang menjadi gerbang utama Kerajaan Pajajaran berpusat di Pakuan Bogor. Pelabuhan ini ramai dikunjungi pedagang dari berbagai negeri, seperti Tiongkok, India, Arab, hingga Eropa, karena letaknya yang strategis di muara Sungai Ciliwung.

Pada tahun 1527, pasukan Kesultanan Demak di bawah pimpinan Fatahillah merebut pelabuhan tersebut dari kekuasaan Portugis. Nama Sunda Kelapa kemudian diubah menjadi Jayakarta, yang berarti “kemenangan yang nyata”.

*Masa Penjajahan: Batavia sebagai Pusat Kekuasaan

Baca Juga :  Lalu Lintas Padat Di Jalur Malangbong Garut, Pengemudi Diimbau Waspada Dan Menyesuaikan Waktu Tempuh

Tahun 1619, Belanda di bawah Jan Pieterszoon Coen menguasai wilayah ini dan membangun benteng serta kota baru dengan nama Batavia. Kota ini dirancang bergaya Eropa lengkap dengan kanal-kanal, dan dijadikan pusat pemerintahan Hindia Belanda sekaligus pusat perdagangan paling penting di wilayah Nusantara. Selama berabad-abad, Batavia tumbuh menjadi kota besar yang menjadi pusat pertemuan berbagai bangsa dan budaya.

Saat masa pendudukan Jepang (1942–1945), nama Batavia diubah kembali menjadi Jakarta, sebutan yang tetap bertahan hingga kini.

*Menuju Ibukota Negara

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Jakarta langsung ditetapkan sebagai ibukota Republik Indonesia. Namun, status ini sempat berubah-ubah akibat situasi politik dan militer pada masa perjuangan kemerdekaan. Pemerintahan RI sempat berpindah ke Yogyakarta dan Bukittinggi saat Agresi Militer Belanda.

Baca Juga :  Sakub Kaligua Festival 2026 Meriah, Brebes Angkat Potensi Wisata, Budaya, dan Peternakan Lokal

Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949, Jakarta kembali ditetapkan sebagai ibukota negara. Kemudian melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957, status Jakarta diubah menjadi Daerah Khusus Ibukota (DKI), yang menegaskan kedudukannya sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan kebudayaan bangsa.

*Perkembangan Hingga Kini

Selama puluhan tahun, Jakarta berkembang pesat menjadi kota metropolitan terbesar di Indonesia. Sebagai pusat pemerintahan, di sini berkedudukan lembaga negara mulai dari Presiden, Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, hingga Mahkamah Agung.

Meskipun kini telah ditetapkan pemindahan ibukota negara ke Nusantara, Kalimantan Timur, sejarah Jakarta sebagai saksi lahirnya dan tumbuhnya Republik Indonesia tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa. Kota ini tetap menjadi pusat ekonomi, bisnis, dan jantung sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Makam Keramat Sunan Kalijaga di Demak, Wisata Religi Bersejarah yang Tak Pernah Sepi Peziarah
Makam Pangeran Angkawijaya di Pulosaren Losari Brebes, Jejak Sejarah dan Wisata Religi yang Terus Dijaga
Sakub Kaligua Festival 2026 Meriah, Brebes Angkat Potensi Wisata, Budaya, dan Peternakan Lokal
Cerita Sejarah Asal-Usul Cirebon, Berawal dari Permukiman Nelayan hingga Menjadi Pusat Kesultanan Islam
Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan
Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan
Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Makam Keramat Sunan Kalijaga di Demak, Wisata Religi Bersejarah yang Tak Pernah Sepi Peziarah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Makam Pangeran Angkawijaya di Pulosaren Losari Brebes, Jejak Sejarah dan Wisata Religi yang Terus Dijaga

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Sakub Kaligua Festival 2026 Meriah, Brebes Angkat Potensi Wisata, Budaya, dan Peternakan Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Cerita Sejarah Asal-Usul Cirebon, Berawal dari Permukiman Nelayan hingga Menjadi Pusat Kesultanan Islam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan

Berita Terbaru