Viral Video Cekcok Sopir dan PJR, SISKOM-PN Jabar dan SPTP Lakukan Klarifikasi ke Pos PJR Cipularang

Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cipularang Dinamikanews.net|Sebuah video yang menampilkan cekcok antara sopir truk dan petugas PJR Tol Cipularang sempat mengundang perhatian warganet dan memicu beragam reaksi. Merespons hal tersebut, Ketua Organisasi Sistim Komunikasi Pengemudi Nusantara (SISKOM-PN) Provinsi Jawa Barat, Agus Suherman (PI-C12AA), bersama Koordinator Lintas Arya Supriadi dari Komunitas Solidaritas Pengemudi Truk Purwakarta (SPTP), langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pos PJR Induk Cipularang pada Sabtu, 21 Agustus 2025.

Kunjungan tersebut bukan hanya sekadar agenda tatap muka, melainkan upaya serius untuk membangun kembali komunikasi yang sehat antara pengemudi dan aparat. Selain menjalin silaturahmi, tujuan utama adalah melakukan klarifikasi langsung terkait video yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di lapangan. Kehadiran dua tokoh pengemudi ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang terbuka dan elegan adalah kunci meredam konflik.

Baca Juga :  Animo Masyarakat Hadiri Acara Maulid Nabi, Harlah ke-30 Al Hasaniyyah: Lestarikan Budaya Turun-temurun

IPTU Dadang dan jajaran Pos PJR Cipularang menyambut hangat langkah persuasif ini. Dalam suasana penuh kekeluargaan, kedua belah pihak saling bertukar pandangan dan sepakat untuk mengedepankan dialog sebagai solusi utama dalam setiap permasalahan. Petugas juga memberikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun oleh SISKOM-PN dan SPTP sebagai contoh positif bagi komunitas pengemudi lainnya.

Baca Juga :  GIIAS 2024: Mobil Listrik harus Canggih, Unik dan Harga Kompetitif

Agus Suherman menegaskan bahwa pengemudi bukanlah lawan aparat, melainkan mitra di jalan. Klarifikasi ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat sinergi antara petugas PJR dan para pengemudi, demi menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan penuh rasa saling menghargai.(Red)

 

Berita Terkait

Cerita Sejarah Asal-Usul Cirebon, Berawal dari Permukiman Nelayan hingga Menjadi Pusat Kesultanan Islam
Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan
Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan
Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat
Cerita Gunung Merapi: Gunung Api yang Menyimpan Sejuta Kisah, dari Legenda hingga Sejarah Erupsi
Jejak Syekh Maulana Maghribi, Ulama Penyebar Islam yang Makamnya Dikenal di Berbagai Daerah Jawa
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 8 Oktober 2026: 17 Daerah Berpeluang Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Cerita Sejarah Asal-Usul Cirebon, Berawal dari Permukiman Nelayan hingga Menjadi Pusat Kesultanan Islam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat

Berita Terbaru