Sejarah Mbah Rubi Klampok Brebes, Tokoh Leluhur Yang Sangat dihormati

Kamis, 3 September 2026 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Mbah Rubi adalah tokoh ulama, pejuang, dan leluhur yang sangat dihormati di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Nama aslinya Imron Nuridin Bin Sayyid Abdul Ghofar, juga dikenal dengan gelar Pangeran Purbaya atau Sultan Mataram III. Ia merupakan keturunan bangsawan Mataram, dari garis keturunan Ki Ageng Pamanahan hingga Ki Ageng Banis Lawean, dan tergolong sebagai Jumlatul Aulia (golongan wali/ulama besar) .

*Kehidupan & Identitas

– Lahir: Tahun 1848

– Wafat: Tahun 1908

– Dimakamkan: Di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, tepat di RW 01, bersebelahan makam mantan Bupati Brebes (Raden Arya Singasari Panata Yudha II dan III) .

Baca Juga :  Pengunjung Memadati Libur Lebaran, Pantai Randusanga Indah Siapkan Belasan Hiburan untuk Wisatawan

*Peran & Perjuangan

Mbah Rubi dikenal memiliki kesaktian dan karomah yang luar biasa. Ia dipercaya sebagai penjaga Pendopo Kabupaten Brebes, yang mampu menghalangi pasukan Belanda agar tidak masuk ke wilayah kedudukan Bupati. Karena ketangguhannya, namanya sangat ditakuti penjajah Belanda, namun sangat dicintai rakyat .

Karena perlawanannya, rakyat setempat menjadi sasaran kemarahan Belanda dan banyak mengungsi ke daerah Kedongjimat, Ketanggungan. Setelah Perang Narjalayu Paripurna, Mbah Rubi menetap di Desa Klampok dan mengajarkan agama Islam kepada masyarakat sekitar hingga akhir hayatnya .

*Legenda & Warisan

– Suka menolong: Membantu rakyat yang kesulitan, membuka sumur ajaib saat kekeringan yang airnya tak pernah habis dan hingga kini masih dimanfaatkan warga.

Baca Juga :  Muscab Dan Pengukuhan Pengurus PHRI Cabang Brebes 2026, Memajukan Pariwisata Melalui Sinergi Dengan Pemda Brebes

– Hidup rendah hati: Meski berilmu tinggi, ia tampil sederhana, sering menyamar sebagai petani tua untuk membantu orang lain.

– Makam keramat: Makamnya hingga kini tetap ramai dikunjungi peziarah. Pemerintah Kabupaten Brebes pun rutin berziarah ke makamnya saat peringati hari jadi daerah .

*Nilai Sejarah

Mbah Rubi bukan sekadar tokoh sakti, melainkan simbol keteguhan iman, perlawanan terhadap penjajah, dan pengabdian kepada rakyat. Kisahnya terus dituturkan turun-temurun, menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas dan sejarah perjuangan masyarakat Brebes.

( D. Miranoor)

Berita Terkait

Sakub Kaligua Festival 2026 Meriah, Brebes Angkat Potensi Wisata, Budaya, dan Peternakan Lokal
Cerita Sejarah Asal-Usul Cirebon, Berawal dari Permukiman Nelayan hingga Menjadi Pusat Kesultanan Islam
Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan
Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan
Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat
Cerita Gunung Merapi: Gunung Api yang Menyimpan Sejuta Kisah, dari Legenda hingga Sejarah Erupsi
Jejak Syekh Maulana Maghribi, Ulama Penyebar Islam yang Makamnya Dikenal di Berbagai Daerah Jawa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Sakub Kaligua Festival 2026 Meriah, Brebes Angkat Potensi Wisata, Budaya, dan Peternakan Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Cerita Sejarah Asal-Usul Cirebon, Berawal dari Permukiman Nelayan hingga Menjadi Pusat Kesultanan Islam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten

Berita Terbaru