Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Jembatan Wariori di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Infrastruktur yang berada di jalur Trans Papua ini menjadi tumpuan konektivitas masyarakat sekaligus akses penting menuju wilayah Papua Barat dan sekitarnya.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan pembangunan yang dilakukan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan konektivitas masyarakat di Papua Barat segera pulih.

“Kementerian PU berkomitmen untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih. Infrastruktur yang kembali berfungsi akan menjadi penopang pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan

Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua Barat dan Papua Barat Daya, Kementerian PU melakukan penggantian jembatan yang melintasi Sungai Wariori tersebut dengan panjang mencapai 240 meter dan lebar 9 meter. Hingga minggu ke-2 Agustus 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 59,04 persen.

Jembatan ini dirancang memiliki tiga bentang dengan konfigurasi masing-masing 80 meter. Struktur atas menggunakan rangka baja, sedangkan struktur bawah ditopang fondasi tiang bor berdiameter 800 milimeter.

Sebelumnya, Jembatan Wariori mengalami kerusakan setelah diterjang banjir pada Mei 2024 lalu. Pembangunan jembatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kembali konektivitas di kawasan Trans Papua. Pasalnya, Jembatan Wariori merupakan satu-satunya akses menuju Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, sekaligus jalur penghubung menuju Kabupaten Tambrauw dan Sorong.

Baca Juga :  BMKG: Kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun

Jembatan Wariori memiliki peran penting terhadap mobilitas warga terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan Jembatan Wariori yang baru diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan andal bagi masyarakat.

Pembangunan Jembatan Wariori ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU melalui Visi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, tangguh terhadap bencana, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua Barat melalui konektivitas yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Lindungi Pesisir Candidasa, Hutama Karya Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel
Danantara Tinjau Jasa Marga, Transformasi Layanan Tol Makin Ngebut
CKG Kementrans, Wamen Viva Yoga: Bentuk Tanggung Jawab Negara atas Hak Sehat Rakyat
Prabowo Optimistis Kebangkitan Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi RI
Kemensos Dampingi Anak yYatim Piatu Yang Kecanduan Menghirup BBM
Mentrans Iftitah Satukan Lahan, Kampus, dan Investor
Kemenko Pangan Ajak Sukseskan Pilah Sampah Antisipasi Kebakaran TPA

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Lindungi Pesisir Candidasa, Hutama Karya Dorong Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:46 WIB

Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:04 WIB

Danantara Tinjau Jasa Marga, Transformasi Layanan Tol Makin Ngebut

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

CKG Kementrans, Wamen Viva Yoga: Bentuk Tanggung Jawab Negara atas Hak Sehat Rakyat

Berita Terbaru