Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, Dinamikanews.net– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung Selasa (28/7/2026) malam. Selain bupati, sejumlah pihak lain turut dibawa untuk menjalani pemeriksaan di Mapolres Pemalang.

Operasi senyap ini juga diikuti penyegelan sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara, antara lain ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta dua unit rumah di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo yang disebut merupakan kediaman kerabat bupati.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana membenarkan kegiatan tersebut. “Iya benar, tadi malam rekan-rekan KPK ada kegiatan di Pemalang. Sampai sekarang masih proses pemeriksaan. Dua ruangan di Polres dipakai,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga :  BRI UNIT Mandala Lebak Implementasikan BRILiaN Ways dalam Setiap Sentuhan Pelayanan

Pihak kepolisian belum bersedia merinci identitas maupun jumlah orang yang diperiksa, serta materi yang ditanyakan. Rendy meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dari KPK.

Pantauan di lapangan pada Rabu pagi menunjukkan ruang kerja Kepala DPUPR masih tertutup segel KPK. Sementara itu, akses menuju kantor Bupati dibatasi sehingga belum dapat dipastikan apakah ada penyegelan di lokasi tersebut.

Di Perumahan Mutiara Residence, dua rumah di Blok C juga terpasang segel. Salah satunya diketahui ditempati pria yang disebut sebagai kontraktor sekaligus kerabat istri Bupati. Kabar lain menyebut istri bupati berinisial N dijemput petugas dari Rumah Dinas Bupati pada Rabu dini hari, namun hal ini belum dikonfirmasi secara resmi.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Telah Salurkan 805 Santunan Kematian Sepanjang 2025

Warga sekitar membenarkan kedatangan belasan petugas sejak Selasa malam usai waktu Maghrib. “Rumah itu ditempati kerabat istri bupati sudah sekitar dua tahun, tapi saya tidak tahu persis urusan apa,” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan pelaksanaan OTT tersebut saat dikonfirmasi, namun belum merinci dugaan pasal, barang bukti, maupun pihak lain yang diamankan. Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengeluarkan keterangan resmi terkait konstruksi perkara.

Ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemalang tertutup segel KPK, Rabu (29/7/2026), pasca pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan terhadap Bupati Anom Widiyantoro. (D. Miranoor)

Berita Terkait

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian
IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang
Estafet Kepemimpinan Sukamulya: Soni Sanjaya Pamit dengan Catatan Manis
Menitip Jejak di Cikupa: Estafet Kepemimpinan dari Supriyadi ke Khalid Mawardi

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:38 WIB

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIB

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:38 WIB

Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang

Berita Terbaru

Berita

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:47 WIB