Minim Drainase dan PJU, Warga Bayur Rawa Bambu Desak Pemkab Tangerang Segera Bertindak

Selasa, 14 April 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minim Drainase dan PJU, Warga Bayur Rawa Bambu Desak Pemkab Tangerang Segera Bertindak

Minim Drainase dan PJU, Warga Bayur Rawa Bambu Desak Pemkab Tangerang Segera Bertindak

Dinamikanews.net | Warga Bayur Rawa Bambu RT 04 RW 05, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, mengeluhkan minimnya infrastruktur lingkungan berupa drainase dan penerangan jalan umum (PJU) yang berdampak pada aktivitas dan kenyamanan warga, Minggu (12/4/2026).

 

Berdasarkan pantauan di lokasi, saluran drainase belum terbangun dengan baik. Kondisi ini menyebabkan air kerap menggenang saat hujan turun. Selain itu, minimnya penerangan jalan membuat lingkungan gelap saat malam hari.

 

Salah satu warga yang melintas mengungkapkan wilayahnya tertinggal dibanding desa lain, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dasar.

Baca Juga :  BRI Bintaro Gelar Ramah Tamah Bersama Fashion Designer Ria Miranda

 

“Bayur Rawa Bambu ini sudah ketinggalan soal infrastruktur lingkungan. Drainase dan penerangan jalan masih sangat minim. Kalau hujan sedikit saja, air langsung menggenang karena tidak ada saluran,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun tangan untuk mengatasi persoalan tersebut.

 

“Kami berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan drainase dan penerangan jalan. Ini kebutuhan dasar agar lingkungan lebih aman dan nyaman, terutama saat malam hari,” lanjutnya.

Baca Juga :  Dewan Pengurus Kadin Indonesia: Pengumuman Kepengurusan Kadin Hasil Munaslub Langgar Kesepakatan

 

Menurut warga, keberadaan drainase penting untuk mencegah genangan dan potensi banjir saat musim hujan. Sementara penerangan jalan dibutuhkan untuk menunjang keamanan dan aktivitas warga di malam hari.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang mengenai rencana pembangunan infrastruktur di wilayah Bayur Rawa Bambu.

 

Red Kjk

Berita Terkait

RSUD Brebes Berpeluang Dapat Rp30 Miliar, Rencana Revitalisasi 2027 Diwarnai Polemik Relokasi SDN 01
Pererat Silaturahmi, Kelurahan Sawah Baru Gelar Senam Bersama dan Fun Walk
RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian
IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:03 WIB

RSUD Brebes Berpeluang Dapat Rp30 Miliar, Rencana Revitalisasi 2027 Diwarnai Polemik Relokasi SDN 01

Minggu, 1 November 2026 - 09:52 WIB

Pererat Silaturahmi, Kelurahan Sawah Baru Gelar Senam Bersama dan Fun Walk

Minggu, 1 November 2026 - 06:38 WIB

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru