Sebanyak 54 Pejabat Resmi Dilantik Bupati Paramitha, Pesan Tegas: Hentikan Budaya Lambat, Birokrasi Lelet Kurang Profesional 

Senin, 13 April 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net –Untuk meningkatkan pelayanan publik lebih profesional dan efektif, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, memimpin langsung acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Manajerial serta Kepala Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, Senin (13/4/2026).

Sebanyak 54 pejabat resmi dilantik dalam acara ini. Momentum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menempatkan personel tepat pada posisinya.Pesan Tegas: Hentikan Budaya Lambat, Birokrasi Lelet Sudah Ketinggalan Zaman!

Dalam sambutannya yang blak-blakan dan penuh penekanan, Bupati Paramitha menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar status kehormatan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas.

“Selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ingat, jabatan yang saudara terima hari ini hanya punya satu tujuan: melayani masyarakat. Tidak ada kepentingan lain selain kepentingan rakyat,” tegasnya.Ia menyoroti masalah klasik yang selama ini dikeluhkan, yaitu birokrasi yang lambat dan berbelit-belit.

“Selama saya menjabat hampir satu tahun lebih, urusan surat-menyurat saja masih banyak yang lambat. Tolonglah, budaya lambat dan lelet ini harus dipercepat. Birokrasi yang lambat itu zamannya sudah harus ditinggalkan,” ujar Bupati.

“Zaman sekarang cari makanan saja orang pengennya yang instan dan cepat. Kalau pelayanan kita lambat, pasti ‘warung’ kita sepi, pasti masyarakat kecewa.”Oleh karena itu, ia menuntut pelayanan yang prima dan tepat waktu.

“Masyarakat itu tidak peduli siapa yang duduk di kursi itu. Yang mereka mau tahu: apa yang dibutuhkan bisa segera terwujud. Kalau bisa dipercepat, kenapa harus diperlambat?” tandasnya.

Baca Juga :  Yogyakarta lahirkan pembalap dunia, tapi sirkuit permanen belum ada

Bupati juga menegaskan bahwa kebijakan mutasi, rotasi, maupun promosi bukanlah bentuk hukuman, melainkan strategi penyegaran agar kinerja tetap inovatif. “Jangan anggap mutasi itu hukuman. Kalau seseorang sudah terlalu lama nyaman di satu jabatan, kadang jadi malas belajar, merasa paling paham, padahal aturan terus berubah. Itu yang tidak boleh terjadi,” jelasnya.

Ia mencontohkan, masih ada yang mengabdi puluhan tahun di satu tempat namun urusan administrasi masih sering salah.

“Saya ini kan pendatang, bukan Superman yang mengerti segalanya. Bapak Ibu yang puluhan tahun di sini, yang lebih paham seluk-beluknya. Jangan malah ‘nggak enakan’ atau malas beradaptasi aturan baru. Kalau surat menyurat saja masih salah, bagaimana mau maju?”

“Pintu saya terbuka 24 jam. Kalau ada tekanan dari mana pun, jangan takut, bicaralah pada saya. Tugas kita sama: memajukan Brebes dan menyejahterakan masyarakat.”

Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala (per 3 atau 4 bulan) untuk melihat siapa yang berkompeten dan layak ditempatkan di posisi strategis.

Poin paling monohok disampaikan terkait integritas. Bupati menekankan bahwa sumpah jabatan adalah janji suci, bukan sekadar basa-basi.

“Sumpah yang Bapak Ibu ucapkan tadi itu janji kepada Allah dan negara. Ingat, tahun ini saja sudah ada 11 Bupati yang terkena OTT KPK, semuanya bermula dari persoalan proyek dan gratifikasi.”

Baca Juga :  Bangun Brebes Dengan Semangat Kolaborasi dan Gotong Royong

“Jangan main-main, jangan ada titipan dari siapapun. Bupati saja tidak ada titipan, bekerja sesuai regulasi. Ingat, anggaran terbesar ada di proyek, tapi pastikan itu benar-benar kebutuhan rakyat, bukan kepentingan oknum,” tegasnya.

Untuk memastikan kinerja berjalan sesuai harapan, Bupati mengungkapkan akan menurunkan dua lembaga survei independen, yakni Litbang Kompas dan Cakra Politika, untuk mengukur kepuasan masyarakat secara objektif.

“Saya ingin tahu, apakah visi misi ini benar-benar dirasakan rakyat atau hanya wacana. Kinerja Bapak Ibu akan dinilai langsung oleh masyarakat.”

Sebagai penutup, Bupati meminta seluruh jajaran menerapkan pelayanan dengan wajah ramah.

“Terapkan Senyum dan Salam. Itu yang saya mau. Bekerjalah sekeras-kerasnya, layani rakyat dengan tulus, dan tunjukkan kinerja terbaik untuk Brebes yang lebih maju.”

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Manajerial serta Kepala UOBF Puskesmas berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pejabat tinggi daerah yang menandakan dukungan penuh terhadap penguatan struktur pemerintahan.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Bupati Brebes, Wurja, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Tahroni, serta perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) setempat.

Kehadiran para pimpinan ini semakin menegaskan pentingnya agenda ini dalam rangka menyegarkan organisasi dan memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif serta optimal dalam melayani masyarakat.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Nasabah Asal Mandiraja Boyong Mobil Honda Brio di Gebyar Hadiah BKK Mandiraja 2026
Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz
Warga RW 07 Binong Salurkan 45 Paket Sembako Lewat Program Jumat Berkah
Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Mengungsi Sebulan Lebih, Bantuan Belum Jelas
Mufakat! Herkusnadi Menjadi Ketua FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab Demokratis
Komunitas Lapak Ranggon Sigempol Gelar Lomba Mancing Kakap di Kali Tanyep Sigempol 
Pemprov DKI tindak tegas aksi premanisme usai kejadian di Tanah Abang
Mobil Siaga Desa Dialihfungsikan Jadi Kendaraan Dinas, Lambatnya Pelayanan Publik, Warga Protes Sulit Diakses Saat Darurat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:39 WIB

Nasabah Asal Mandiraja Boyong Mobil Honda Brio di Gebyar Hadiah BKK Mandiraja 2026

Senin, 13 April 2026 - 11:24 WIB

Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 - 11:14 WIB

Sebanyak 54 Pejabat Resmi Dilantik Bupati Paramitha, Pesan Tegas: Hentikan Budaya Lambat, Birokrasi Lelet Kurang Profesional 

Senin, 13 April 2026 - 01:00 WIB

Warga RW 07 Binong Salurkan 45 Paket Sembako Lewat Program Jumat Berkah

Minggu, 12 April 2026 - 20:32 WIB

Mufakat! Herkusnadi Menjadi Ketua FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab Demokratis

Berita Terbaru

Berita

Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 11:24 WIB