Kementerian PU siapkan 400 pompa air dukung pertanian saat kemarau

Sabtu, 11 April 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan kementeriannya menyiapkan sekitar 400 unit pompa air untuk mendukung pompanisasi pertanian menghadapi potensi musim kemarau akibat fenomena Godzilla El Nino.

Dody mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara dan akan terus ditambah sesuai kebutuhan di lapangan agar distribusi air bagi sawah dapat berjalan optimal selama periode kemarau berlangsung di berbagai wilayah Indonesia.

“Banyak, kemarin pompa (yang disiapkan) 400 unit ya, tapi kita akan tambah terus. Jadi, sementara waktu 400 unit tapi kita akan tambah terus,” kata Dody dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu.

Dody menegaskan penyediaan pompa dilakukan dengan mempertimbangkan koordinasi bersama Kementerian Pertanian guna menghindari tumpang tindih program, sehingga intervensi pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran di setiap daerah utamanya sentra produksi padi.

Baca Juga :  BRI KC Balaraja Prioritaskan Kebersihan dan Kerapihan ATM demi Kenyamanan Nasabah

“Karena Kementerian Pertanian juga menyiapkan barang yang sama. Jadi, kita juga enggak mau overlapping,” ujarnya.

Menurut dia, pembagian peran antar kementerian menjadi kunci agar masing-masing dapat fokus pada wilayah kerja yang berbeda tanpa terjadi duplikasi program dalam penyediaan sarana pompanisasi pertanian.

“Kita koordinasi terus, mana yang Kementerian Pertanian kerjakan, kita enggak akan kerjakan di situ. Kalau kita kerjakan di situ, Kementerian Pertanian enggak akan kerjakan di situ,” jelas Dody.

Selain penyediaan pompa air, ia juga menekankan pentingnya pembangunan jaringan irigasi tersier guna memastikan air yang dialirkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh lahan pertanian yang membutuhkan.

Baca Juga :  Kolaborasi Strategis: Mesin CRM BRI Hadir di Harco Glodok, Wujud Sinergi BRI Cabang Hayam Wuruk

“Cuma kalau kami, saya minta teman-teman jangan hanya pompa air tanah, tapi juga harus dibangun jaringan irigasi tersiernya sehingga air yang kita alirkan itu lebih efektif, efisien untuk mengairi sawah,” ucapnya.

Dengan adanya jaringan irigasi yang memadai, tambah Dody, distribusi air diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian terutama di wilayah yang bergantung pada curah hujan.

“Harapan kami sawah-sawah tadah hujan itu minimum bisa panen setahun dua kali. Kalau bisa tiga kali alhamdulillah gitu,” kata Dody.

Berita Terkait

Warga Keluhkan Aktivitas Matel di Jalan Raya Binong, Minta APH dan Pemerintah Bertindak
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai
Kebakaran di Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dipadamkan
Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian
MRT Jakarta targetkan uji coba rute Bundaran HI-Monas pada Juni 2027
Gubernur Andra Soni Buka Kerja Sama Luas dengan IWAPI Banten untuk Pemberdayaan Perempuan
Kantor BGN digeledah, Tamu Dilarang Masuk Sementara
Sesuai Dengan Ketentuan Dinas Pendidikan. PKBM ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi Darul Mutiin.

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:40 WIB

Warga Keluhkan Aktivitas Matel di Jalan Raya Binong, Minta APH dan Pemerintah Bertindak

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:52 WIB

CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kebakaran di Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dipadamkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:29 WIB

MRT Jakarta targetkan uji coba rute Bundaran HI-Monas pada Juni 2027

Berita Terbaru