Kepesertaan BPJS Kesehatan Jateng Tembus 98,81 Persen, Lampaui Target Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Dinamikanews.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengakselerasi peningkatan layanan kesehatan dengan memperkuat sinergi bersama BPJS Kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal, merata, dan berkelanjutan.

Penguatan kolaborasi tersebut mengemuka dalam audiensi antara BPJS Kesehatan dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Jumat (10/4/2026). Pertemuan ini membahas perkembangan, capaian, serta arah kebijakan strategis program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jawa Tengah.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, mengapresiasi komitmen Pemprov Jateng dalam mendukung pembiayaan iuran bagi kelompok tertentu. Menurutnya, kelancaran iuran menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program JKN.

“Kami apresiasi dukungan Pemprov Jateng, terutama dalam menjaga kelancaran iuran. Ini penting untuk keberlanjutan program,” ujarnya.

Baca Juga :  Danyonif 407/PK Hadiri Penanaman Cemara Laut HUT ke-80 TNI

Berdasarkan data per 1 April 2026, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Jawa Tengah telah mencapai 98,81 persen dari total penduduk, melampaui target nasional sebesar 98,6 persen. Meski demikian, tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 73,16 persen, sehingga perlu terus didorong untuk mencapai target nasional sebesar 80 persen.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan, pelayanan kesehatan dasar harus tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya penguatan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Prioritas anggaran harus diarahkan pada layanan dasar yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Luthfi mendorong penguatan layanan promotif dan preventif guna menekan angka kesakitan di masyarakat. Salah satu upaya yang terus digencarkan adalah program dokter spesialis keliling (Speling), yang bertujuan memperluas akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga :  DPRD Malang Desak Florawisata Santerra De Laponte Disegel, Diduga Tidak Berizin

Pemprov Jateng juga terus mendorong integrasi program Speling dengan BPJS Kesehatan agar jangkauan pelayanan semakin luas dan efektif.

Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Irma, menyebutkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Kedepan, lanjutnya, Pemprov Jateng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, serta fasilitas pelayanan kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif, berkualitas, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

BPOM Ungkap 31 Nama Obat Herbal Hingga Suplemen Kesehatan Ilegal
Bupati Maesyal Dukung Pembentukan Satgas Anti Rentenir Hingga Dorong Akses Kemudahan Permodalan 
Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026
Basarnas Kerahkan 11 Kapal Cari Jurnalis Hilang Di Anak Krakatau
Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
FESTIVAL BAWANG MERAH BREBES: PESTA RAKYAT PROMOSI KOMODITAS UNGGULAN DAERAH
Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 
DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WIB

BPOM Ungkap 31 Nama Obat Herbal Hingga Suplemen Kesehatan Ilegal

Jumat, 11 September 2026 - 17:42 WIB

Bupati Maesyal Dukung Pembentukan Satgas Anti Rentenir Hingga Dorong Akses Kemudahan Permodalan 

Jumat, 11 September 2026 - 15:13 WIB

Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 18:56 WIB

Basarnas Kerahkan 11 Kapal Cari Jurnalis Hilang Di Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 17:59 WIB

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

Berita Terbaru