Kejari Lombok Tengah minta SPPG publikasikan menu MBG di medsos

Selasa, 7 April 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk aktif mempublikasikan menu makanan bergizi gratis (MBG) di media sosial masing-masing sebagai bentuk transparansi.

“Kami imbau seluruh SPPG di Lombok Tengah agar mempublikasikan menu MBG yang disajikan setiap hari itu di media sosial,” kata Kasi Intel Kejari Lombok Tengah Alfa Dera di Lombok Tengah, Selasa.

Ia mengatakan sesuai dengan arahan pimpinan, kejaksaan memiliki peran direktif dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang salah satunya adalah program MBG yang telah mulai disalurkan kepada masyarakat.

“Kami tetap mendukung program MBG ini agar pelaksanaan sesuai dengan aturan,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pengawasan dengan langkah preventif dan melaksanakan pelaporan setiap hari baik itu kondisi di lapangan maupun sasaran program tersebut.

“Program ini tetap mendapatkan pengawasan semua pihak,” katanya.

Ia mengatakan menu MBG yang disajikan tersebut apabila dipublikasikan di media sosial masing-masing, dapat meningkatkan transparansi dan masyarakat bisa ikut mengawasi program tersebut agar sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :  Kementerian PU , Tingkatkan Keselamatan dan Keandala Sistem Kelistrikan Gedung

“Artinya, masyarakat juga ikut dalam mengawasi program MBG ini jika menu yang disajikan itu tetap di uploaddi media sosial. Hal ini bagian dari transparansi dari pengelola SPPG, jika program itu dilaksanakan sesuai aturan,” katanya.

Pihaknya tetap terbuka dan siap menindaklanjuti jika ada laporan dari masyarakat terkait tindak pidana dalam program MBG. Namun, apa yang dilaporkan tersebut harus dilakukan klarifikasi dan dilengkapi dengan bukti yang lengkap.

“Kami tetap siap menerima laporan jika ada dari masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) M Ikhsan menyatakan penghentian operasional sementara terhadap puluhan SPPG tersebut untuk tetap menjaga kualitas MBG.

“Penutupan sementara SPPG tersebut dilakukan, karena tidak sesuai dengan standar operasional, yakni belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (Ipal) dan belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” katanya.

Baca Juga :  BRI Cabang Bintaro Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77

Hal ini menjadi keluhan dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi SPPG tersebut dan laporan tetap diterima terkait dampak lingkungan bau limbah.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada mitra SPPG agar dalam waktu dekat ini segera mengusulkan pengurusan SLHS dan perbaikan Ipalsesuai Surat Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia nomor 401.1 tahun 2025 tentang petunjuk teknis tata kelola penyelenggaraan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2026.

“Tujuan ini untuk mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan menu dalam program MBG,” katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data SPPG yang dihentikan sementara itu sebanyak 300 SPPG di wilayah NTB dan untuk wilayah Lombok Tengah sebanyak 80 SPPG yang tersebar di 12 kecamatan di Lombok Tengah.

“Dari 168 dapur di Lombok Tengah, 80 SPPG yang dihentikan sementara,” katanya.

 

Berita Terkait

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
Beredar Kabar Kegiatan Pokir Dewan Kabupaten Tangerang Dihapus tidak Dilaksanakan di APBD Perubahan Tahun 2026
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:18 WIB

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Beredar Kabar Kegiatan Pokir Dewan Kabupaten Tangerang Dihapus tidak Dilaksanakan di APBD Perubahan Tahun 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Berita Terbaru

Berita

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:43 WIB