Reaksi Cepat Gubernur Meninjau Bencana Tanah Longsor di Desa Cilibur Sirampog, Memberikan Bantuan Pada Korban Terdampak 

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net–Respon cepat Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes pada hari Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.10 WIB tidak hanya sekadar pemeriksaan lokasi, tetapi juga diisi dengan pemberian bantuan kepada korban terdampak.

Bertambah dengan rombongan penting, antara lain Kepala Dinas PUPR Jateng Henggar Budi Anggoro, ST, MT; Kalakhar BPBD Jateng Bergas Catursasi, S.Sos, MSi; Kepala Dinas Sosial Jateng Drs. Imam Maskur, MSi; serta Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM beserta unsur OPD Kabupaten Brebes, Camat Paguyangan Koko Kusnanto A.Kp.S.Hut.S.Hut, Kades Cilibur Nurohman, dan relawan kebencanaan yang telah terlebih dahulu menangani situasi darurat.

Setelah kedatangan tepat pukul 10.10 WIB, Gubernur dan rombongan langsung melakukan peninjauan lokasi pada pukul 10.15 WIB untuk mendapatkan gambaran faktual terkait luas kerusakan dan kondisi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Gelar Sidang Paripurna Ke-2, DPD RI Tetapkan Agenda Awal Masa Jabatan DPD RI Periode 2024-2029

Pada pukul 10.30 WIB, diberikan bantuan simbolis berupa tas dan alat tulis sekolah dengan total nilai Rp26.125.000 kepada korban. Tak lama kemudian, pada pukul 10.40 WIB, Gubernur Luthfi menyampaikan sambutan yang penuh perhatian beserta arahan komprehensif terkait penanganan bencana.

“Kita tidak boleh hanya berdiam diri melihat masyarakat kita mengalami kesulitan akibat bencana ini. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung Kabupaten Brebes dalam segala aspek penanganan, mulai dari pengungsian korban, pemulihan infrastruktur, hingga upaya mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Gubernur Luthfi.

Beliau juga menegaskan telah memberikan instruksi kepada seluruh OPD terkait untuk bekerja secara cepat dan terkoordinasi. “Dinas PUPR akan segera mengevaluasi kondisi tanah dan infrastruktur yang rusak, Dinas Sosial akan memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, sementara Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan kajian mendalam terkait faktor penyebab longsor ini untuk langkah pencegahan ke depannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-23 menang tipis 1-0 Atas UEA U-23 Pada Laga Ujicoba

Sementara itu, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma menjelaskan upaya penanganan yang telah dilakukan sejak awal kejadian. “Tanah longsor yang terjadi menyebabkan masyarakat terdampak kerusakan infrastruktur. Saat ini, tim BPBD Kabupaten Brebes bersama relawan telah melakukan penanganan darurat sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak telah dilakukan untuk pembersihan lokasi dan evaluasi kerusakan lebih lanjut. “Langkah-langkah penanganan yang dilakukan sepenuhnya mengacu pada protokol penanggulangan bencana yang telah ditetapkan, guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat terdampak terjamin dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan Gubernur dan rombongan meninggalkan lokasi pukul 11.10 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan bahwa penanganan dan upaya mitigasi berjalan dengan baik untuk mencegah terjadinya bencana susulan.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

RSUD Brebes Berpeluang Dapat Rp30 Miliar, Rencana Revitalisasi 2027 Diwarnai Polemik Relokasi SDN 01
Pererat Silaturahmi, Kelurahan Sawah Baru Gelar Senam Bersama dan Fun Walk
RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian
IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:03 WIB

RSUD Brebes Berpeluang Dapat Rp30 Miliar, Rencana Revitalisasi 2027 Diwarnai Polemik Relokasi SDN 01

Minggu, 1 November 2026 - 09:52 WIB

Pererat Silaturahmi, Kelurahan Sawah Baru Gelar Senam Bersama dan Fun Walk

Minggu, 1 November 2026 - 06:38 WIB

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIB

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Berita Terbaru