Genap Setahun Pimpin Jateng, Prestasi Ahmad Luthfi-Taj Yasin Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,37 Persen dan Kuatkan Kolaborasi 35 Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Dinamikanews.net – Genap satu tahun memimpin Jawa Tengah, pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Ahmad Luthfi dan Taj Yasin menegaskan model collaborative government sebagai fondasi pembangunan. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi 2025 mencapai 5,37 persen, angka kemiskinan turun menjadi 9,39 persen, dan tingkat pengangguran terbuka berada di kisaran 4,66 persen.

Komitmen kolaborasi itu ditegaskan dalam ajang Anugerah Collaborative Award 2026 di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat, 20 Februari 2026. Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada enam kabupaten/kota dan enam perguruan tinggi terbaik yang dinilai aktif bersinergi mendorong pembangunan daerah.Kategori kabupaten/kota terbaik diraih Kabupaten Banyumas, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Pemalang, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang. Sementara kategori perguruan tinggi terbaik diberikan kepadaUniversitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Muria Kudus, UIN Walisongo, Universitas Wahid Hasyim, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Baca Juga :  Pemimpin Cabang Pimpin Pengawalan Rapat Mikro untuk Monitor Kinerja dan Pencapaian BRI Unit

“Gubernur bukan superman, melainkan harus menggunakan super tim dalam rangka memberikan pembangunan di wilayah kita. Provinsi dengan 35 kabupaten/kota merupakan collaborative government yang harus kita ciptakan,” kata Ahmad Luthfi.Sepanjang 2025, tercatat 44 perguruan tinggi telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng dalam berbagai bidang, mulai dari riset, inovasi kebijakan, hingga pemberdayaan masyarakat. Pada 2026, sebanyak 73 perguruan tinggi kembali menandatangani nota kesepahaman (MoU), dan sekitar 123 perguruan tinggi lainnya disiapkan menyusul.

Gubernur meminta para rektor dan civitas akademika tak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi memastikan hasil riset dan gagasan akademik benar-benar berdampak bagi masyarakat.Di sektor pangan, Jawa Tengah mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan nasional. Sepanjang 2025, produktivitas padi mencapai sekitar 9,5 juta ton. Pemerintah daerah diminta menjaga revitalisasi lahan pertanian guna memperkuat swasembada pangan.

Baca Juga :  Walikota Tangerang Inginkan Pemberangkatan-Kepulangan Haji Melalui Embarkasi Cipondoh

Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal sepanjang 2025 mencapai Rp 88,5 triliun. Investasi tersebut turut mendorong penciptaan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran.

Ke depan, Pemprov Jateng akan memperkuat investasi padat karya untuk mereduksi tingkat pengangguran terbuka, tanpa menutup peluang investasi padat modal. Pemerintah kabupaten/kota juga didorong memberi insentif, termasuk relaksasi pajak bagi investor yang mengedepankan ekonomi hijau.“Kepala daerah harus berperan sebagai manajer marketing. Kita beri kemudahan bagi investor, terutama yang mendukung ekonomi hijau dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Dengan pendekatan kolaboratif lintas daerah dan perguruan tinggi, Pemprov Jateng optimistis kinerja ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. (D.Miranoor)

Berita Terkait

Tahun Pertama Pemerintahan Paramitha – Wurja, Sejumlah Program Prioritas Membawa Perubahan Nyata Bagi Masyarakat
Dilihat dari Lonjakan Sektor Industri dan Pariwisata, Sepantasnya Jateng Jadi Motor Transformasi Ekonomi Nasional
Prestasi Petani Gemilang, Lakukan Panen Raya Serentak 35 Daerah di Jawa Tengah
Mencegah Kenaikan Harga Saat Ramadhan, Pemprov Jateng Subsidi Harga Bahan Pokok dan Gelar Ratusan Pangan Murah
Langkah Cepat Wagub Jateng Upayakan Percepatan Penutupan Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol, 9 Alat Berat Dikerahkan
Polsek Curug Gelar Ops Cipkon KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Dini Hari
Pemprov Jateng Tawarkan Industri Padat Karya Pada India, Siap Jadi Mitra Strategis Untuk Tenaga Medis
Antisipasi Dampak Tanah Bergerak Lebih Besar Warga Diungsikan, Gubernur Percepat Huntara dan Relokasi Yang Aman

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:51 WIB

Genap Setahun Pimpin Jateng, Prestasi Ahmad Luthfi-Taj Yasin Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,37 Persen dan Kuatkan Kolaborasi 35 Daerah

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:13 WIB

Tahun Pertama Pemerintahan Paramitha – Wurja, Sejumlah Program Prioritas Membawa Perubahan Nyata Bagi Masyarakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Dilihat dari Lonjakan Sektor Industri dan Pariwisata, Sepantasnya Jateng Jadi Motor Transformasi Ekonomi Nasional

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:46 WIB

Prestasi Petani Gemilang, Lakukan Panen Raya Serentak 35 Daerah di Jawa Tengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:12 WIB

Langkah Cepat Wagub Jateng Upayakan Percepatan Penutupan Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol, 9 Alat Berat Dikerahkan

Berita Terbaru