Proyek Underpass Bitung, gusur puluhan UMKM

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Tangerang, Dinamikanews.net -Proyek underpass (terowongan) di Bitung, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.  Berdampak terhadap warga karena mematikan ratusan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Yang menggantungkan nasib mengais rezeki pada areal tersebut.

“Sejak proyek itu dimulai ada sekitar 59 bangunan usaha pedagang kecil dibongkar paksa petugas tanpa ada upaya lain.  Karena ada ratusan penduduk yang menggantungkan harapan hidup.  Maka saat ini terhenti,” kata Sunardi (46) warga Curug Sabtu (27/12/2025).

Dia mengatakan seharusnya Pemkab Tangerang melalui aparat Satpol PP setempat tidak secara brutal membongkar lapak warga. Yang merupakan sumber pencarian mereka tanpa ada solusi.

Hingga kini, pemilik lapak kehilangan mata pencaharian. Dan hal tersebut tentunya menambah panjang jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Perluas Jejaring Kemitraan, BRI KC Jakarta Jelambar Jalin Partnership dengan Air Padel Antasari

Padahal Pemkab Tangerang seharusnya tidak begitu saja menggusur pedagang yang merupakan pelaku UMKM tanpa sebelumnya ada tempat yang disediakan sebagai penampungan sementara.

“Mana janji pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan tapi ini malah mematikan UMKM karena mereka telah puluhan tahun berjualan di kawasan itu tanpa ada upaya untuk mencari jalan keluar terbaik,” katanya.

Meski proyek underpass demi kelancaran arus lalu lintas tapi jangan sampai mematikan usaha kecil.

Proyek terowongan tersebut dibangun sepanjang 450 meter.  Oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperlancar arus lalu lintas satu arah dari Kota Tangerang menuju Serang.

Namun saat ini, sedang dikerjakan pelebaran jalan 11 meter hingga 12 meter sepanjang 1,2 kilometer sebelum dilakukannya pembangunan konstruksi underpass dan ditargetkan rampung akhir tahun 2027.

Baca Juga :  Sekolah dan Lembaga Pendidikan di Wonosobo dapat Penghargaan dari GeoDipa, Ini Alasannya..

Warga lainnya berharap pelaku UMKM yang telah digusur dan kehilangan pencarian sebaiknya dibina dan tidak terlantar. Ini membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk membantu penduduk dari dampak suatu proyek.

Padahal sebelumnya pengawas Kementerian PU untuk pembangunan underpass Bitung Fikry TA  mengatakan underpass Bitung ini diperuntukkan bagi kendaraan yang melaju dari arah Kota Tangerang menuju Kabupaten Tangerang atau Kabupaten Serang.

Namun arus kendaraan dari arah Tangerang menuju Serang akan dialihkan ke jalur underpass dan arus lalu lintas dari arah sebaliknya akan tetap menggunakan jalur di atas underpass.

Berita Terkait

Kemenko Pangan Ajak Sukseskan Pilah Sampah Antisipasi Kebakaran TPA
Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan
Zulhas Ungkap Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun hingga Gunung dan Pesisir
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Bermain Rakit, 2 Remaja Hilang Terbawa Arus Sungai di Pringsewu
Wabup Intan Tinjau Penanganan Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Pengurus DPC GMNI Tangerang Periode 2026- 2028 Resmi Dilantik
Tim Gabungan Evakuasi 150 Penumpang kapal Rusak Dari Perairan Pulau Pari

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:50 WIB

Kemenko Pangan Ajak Sukseskan Pilah Sampah Antisipasi Kebakaran TPA

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan

Senin, 6 Juli 2026 - 23:51 WIB

Zulhas Ungkap Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun hingga Gunung dan Pesisir

Senin, 6 Juli 2026 - 22:57 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

Senin, 6 Juli 2026 - 13:39 WIB

Bermain Rakit, 2 Remaja Hilang Terbawa Arus Sungai di Pringsewu

Berita Terbaru

Berita

Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan

Selasa, 7 Jul 2026 - 15:57 WIB