Warga Resah dan Desak Pemkab Brebes Bertindak, Dampak Polusi Pembakaran Asap TPA Kaliaur

Selasa, 15 September 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Warga Desa Kaliaur, mendesak Pemerintah Kabupaten Brebes segera mengatasi polusi asap pembakaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setempat yang kian mengancam kesehatan anak-anak dan aktivitas sekolah.

Udara di Dusun Kaliaur, Desa Larangan, Kabupaten Brebes tak lagi segar. Saban hari, kepulan asap putih kecokelatan menyapu pemukiman, menyelinap masuk ke ventilasi rumah, dan menyesakkan dada penghuninya.

Bau menyengat sisa pembakaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setempat telah menjadi ‘menu’ wajib yang dipaksakan kepada warga selama bertahun-tahun.

Sri Wahyuningsih, atau yang akrab disapa Ayu, tak lagi mampu membendung keresahannya.

Ibu yang tinggal di RT 03 RW 07 ini menjadi saksi hidup bagaimana polusi udara tersebut menggerogoti kesehatan keluarganya.

Baca Juga :  Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga

Bayinya yang baru menginjak usia lima bulan terpaksa harus bolak-balik ke dokter.

“Asapnya betul-betul mengganggu sekali, Mas. Bertahun-tahun kami merasakannya. Anak saya yang masih bayi saja sudah dua kali dibawa ke dokter karena batuk dan sesak napas,” tutur Ayu saat ditemui awak media, Senin (14/9/2026).

Kondisi ini bukan sekadar ketakutan tanpa dasar. Di samping lokasi TPA, seorang warga dilaporkan kini menderita asma akut.

Di seberang gundukan sampah itu, gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) berdiri. Setiap pagi, saat murid-murid seharusnya menghirup udara bersih untuk belajar, mereka justru terpapar asap pembakaran yang menyengat.

Kegiatan belajar-mengajar seringkali terganggu akibat kabut asap yang menutupi pandangan dan merusak pernapasan.

Ayu mempertanyakan regulasi jarak aman TPA. Berdasarkan ketentuan, lokasi pembuangan sampah akhir seharusnya berjarak minimal 1.000 meter dari pemukiman.

Baca Juga :  Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Tegaskan Santri Harus Jadi Pelaku Sejarah

Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. TPA Kaliaur berada tepat di jantung pemukiman dan pusat aktivitas sosial warga.

Segala cara telah dilakukan Ayu, termasuk mengadu lewat media sosial kepada Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma.

Ia berharap orang nomor satu di Brebes itu segera turun tangan melihat langsung ‘neraka’ asap di desanya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Brebes maupun Komisi III DPRD Kabupaten Brebes sebagai mitra kerja Dinas Lingkungan Hidup.

Warga hanya bisa menunggu, sembari terus menutup rapat jendela rumah mereka, berharap ada kebijakan yang lebih memihak pada napas rakyat kecil.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian
IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang
Galih Prakosa, S.STP., M.Si., menjabat Camat Sindang jaya, resmi bertugas di Panongan menggantikan Dadang Sudrajat,
Estafet Kepemimpinan Sukamulya: Soni Sanjaya Pamit dengan Catatan Manis

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:38 WIB

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIB

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:38 WIB

Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang

Berita Terbaru

Berita

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:47 WIB